SuaraBandung.id – Korban tewas atas tragedi Kanjuruhan Malang pada 1 Oktober 2022 kembali bertambah.
Dilaporkan, korban jiwa tragedi Kanjuruhan bertambah satu orang yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar Malang.
Korban tersebut bernama Farzah Dwi kurniawan (20), yang dikabarkan meninggal pada Minggu (23/10/2022) pukul 22.50 WIB.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas RSUD Saiful Anwar Malang Dony Iryan Vebry Prasetyo yang menyatakan adanya korban meninggal atas tragedi Kanjuruhan.
“Iya benar, meninggal pukul 22.50 WIB, tadi malam,” ungkap Dony, yang dikutip dari ANTARA, Senin (24/10/2022).
Dony Iryan Vebry Prasetyo pun menambahkan bahwa sebelumnya korban Farzah telah dirawat dengan menjalani perawatan dan pengawasan yang cukup ketat di ruangan Incovit (Ruangan yang digunakan untuk pasien Covid-19).
“Pasien terakhir dirawat di Incovit RSUD Saiful Anwar Malang,” tambah Dony.
Diketahui sebelumnya, dikabarkan bahwa ada dua korban lain dari tragedi Kanjuruhan yang meninggal setelah menjalani perawatan yan intensif di RSUD Saiful Anwar malang yakni Reivano Dwi Afriansyah (17) dan Andi Setiawan (33).
Dengan bertambahnya korban Farzah Dwi Kurniawan, kini korban terwas atas trgaedi Kanjuruhan menjadi 135 jiwa.
Kronologi Tragedi Kanjuruhan
Tragedi bermula dari kerusuhan usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya pada 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan Malang, yang berakhir dengan kekalahan Arema FC dengan skor 2-3.
Atas kekalahan tersebut, sejumlah suporter turun dan masuk ke dalam lapangan.
Kerusuhan tersebut semakin membesar dimana sejumlah flare dilemparkan termasuk benda-benda lainnya.
Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut.
Dengan jumlah petugas keamanan yang tidak sebanding dengan jumlah ribuan suporter Arema FC tersebut, petugas kemudian menembakkan gas air mata di dalam lapangan.
Berita Terkait
-
Buntut Insiden Kanjuruhan Malang, PSSI Bentuk Satgas Transformasi Sepak Bola Indonesia
-
Tegaskan Gas Air Mata Jadi Penyebab Utama Tragedi Kanjuran, Komnas HAM: Kami Punya Video Kunci!
-
Imbas Tragedi Kanjuruhan, PSSI akan Sekolahkan Suporter Bola Indonesia
-
Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah, Aremamedia: Revano Korban Meninggal ke 134
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan