SuaraBandung.id - Raffi Ahmad dan Nagita Slavina adalah pasangan yang paling banyak didukung oleh masyarakat Indonesia. Mulai dari awal mereka pacaran hingga memiliki 2 anak masyarakat Indonesia selalu antusias ketika membahas mengenai pasangan ini.
Minggu lalu, tepatnya dua hari sebelum ulang tahun pernikahan mereka yang kedelepan, Nagita Slavina pergi ke Korea Selatan untuk menonton konser Blackpink. Sempat ada drama Gigi, sapaan akrab Nagita Slavina menangis ketika akan meninggalkan kedua buah hatinya.
Selepas pulang dari Korea Selatan, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina langsung merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang kedelapan dengan sangat meriah. Para karyawan hingga asisten mereka di Rans Entertainment membuat tema konsep ulang tahun pernikahan mereka seperti saat pasangan ini menikah di pulau Dewata, Bali.
Dengan aksen warna merah muda dan pakaian yang mirip saat mereka menikah membuat suasana romantis sangat hidup saat perayaan ulang tahun pernikahan mereka.
Sayangnya, terdengar kabar jika saat itu hubungan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina sedang tidak akur saat itu. Hal ini mereka sampaikan di podcast mereka. Raffi Ahmad mengaku kaget saat Nagita tiba - tiba pulang tanpa memberi kabar kepadanya.
“Kamu tuh kenapa sih, pas pulang ke Indonesia tuh ga ada ngabarin aku gitu,” kata Raffi Ahmad
Nagita langsung menyangkal hal tersebut, dengan mengatakan jika Raffi sangat tahu alasannya kenapa ia tidak mengabari suaminya.
“Kamu tahu alasannya, aku udah bilang sama kamu,” ungkap Nagita Slavina
Karena merasa tidak dihubungi, Raffi Ahmad terus - menerus menanyakan alasan apa yang dimiliki oleh istrinya. Namun Nagita, tampaknya tidak ingin membahas masalah mereka dalam podcast tersebut.
Baca Juga: Curhat ke Luna Maya Wendy Walters Tak Mau Pertahankan Reza Arap
“Itu ga usah dibahas disini, kamu tahu aku ga bakalan ngomong. Aku udah bahas panjang lebar ga kamu denger,” tegas Nagita Slavina
Alhasil terjadilah perdebatan kecil antara mereka yang membahas jika Nagita sudah menjelaskan alasannya secara panjang di chat, tetapi saat itu Raffi Ahmad tidak memberikan komentar, karena ia beranggapan akan lebih jika membicarakannya secara langsung.
“Karena itu, aku benci banget sama kamu,” jelas Nagita Slavina
Perdebatan mereka diakhiri ketika Raffi Ahmad mengatakan harus ada yang mengalah diantara mereka.
“Intinya adalah salah satunya harus ada yang mengalah,” ucap Raffi Ahmad
(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian