SuaraBandung.id - Tanpa disadari, keseharian kita dapat diliputi dengan perbuatan syirik.
Lalu, syirik seperti apa yang dimaksud dan bagaimana cara menghilangkannya?
Jawaban atas pertanyaan itu terungkap dalam satu ceramah yang disampaikan Gus Baha.
Gus Baha mengungkapkan bahwa satu hal yang pasti dalam syirik adalah kita menganggap ada makhluk selain Allah yang memiliki kekuatan sama dengan Allah, dan hal itu justru bisa terjadi dalam keseharian kita.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube afa nurID, berikut ulasannya.
"Syirik yang pasti itu menyekutukan Tuhan, ada makhluk lain atau selain Allah yang kamu anggap kekuatannya sama dengan Allah, dan itu lucunya malah terjadi dalam kita keseharian," ungkap Gus Baha.
Gus Baha lalu memberikan contoh tentang bagaimana syirik yang terjadi dalam keseharian kita.
"Misalnya kamu yakin yang menyembuhkan itu Bodrex, kamu setiap pusing Bodrex, (kalau) sakit perut cari apa? Itu malah bahaya," ucap Gus Baha.
Gus Baha kemudian menjelaskan bahwa bagi siapapun yang mukasyafah, maka akan mewajibkan untuk membaca bismillah untuk menghilangkan syirik. Sebagaimana disebutkan oleh imam Sya'roni.
"Makanya itu dihilangkan lewat baca Bismillah, makanya kata imam Sya'roni Bismillah itu tidak wajib, tapi siapapun yang mukasyafah akan mewajibkan baca Bismillah karena untuk menetralisir kekuatan adat hanya Bismillah," jelas Gus Baha.
Gus Baha juga memberikan contoh tentang syirik yang sudah terjadi selama bertahun-tahun, yaitu ketika kita makan dan minum sehingga kita merasakan kenyang dan segar.
"Coba kamu sekarang yakin kan kalau makan itu pasti kenyang, kalau minum pasti segar, karena kita bertahun-tahun kalau gak makan ya lapar beneran, sehingga kita hampir memastikan kalau makan itu mesti, lho kata mesti ini yang menjadikan syirik," ucap Gus Baha.
Setelah itu, Gus Baha mengungkapkan bahwa terkadang kita menafikkan kekuatan Tuhan yang telah menciptakan malaikat hingga malaikat hidup tanpa membutuhkan makan.
"Berarti anda menafikkan kekuatan Tuhan yang bisa membuktikan bikin malaikat tidak makan, (tetap) hidup. (Lalu) misalnya kamu tanya, tapi aku manusia Gus bukan malaikat, bagi Allah sama saja, baik kamu manusia atau malaikat," ungkap Gus Baha.
Gus Baha menegaskan bahwa malaikat dan manusia bisa hidup karena kekuatan Allah.
"Malaikat tidak bisa makan, hidup karena kekuatannya siapa? Allah kan, lha kamu sekarang makan bisa hidup juga karena kekuatan Allah, bukan karena makanan," pungkas Gus Baha.
Berita Terkait
-
Orang Lain Tidak Tahu, Cara Nabi Muhammad Memuji Allah, Gus Baha: di Atas Nabi yang Lain
-
Gus Baha Terangkan Doa Iftitah dan Filosofi Salat: Sudah Pasti Beruntung
-
Berdoa dan Berdiskusi Halal Haram, Mana yang Lebih Utama? Berikut Penjelasan Gus Baha
-
Setan Merasa Jengkel, Ibadah Ini Paling Dibenci Setan, Mengapa? Gus Baha: Ibadah Paling Tinggi
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba