/
Jum'at, 28 Oktober 2022 | 08:49 WIB
Instagtam/@lensa_berita_jakarta

SuaraBandung.id – Kejadian tidak diduga dialami seorang pria yang membawa rombongan bus pariwisata Yogyakarta, 24 Oktober 2022.
 
Pria tersebut mendapat kekerasan yang menyebabkan mengalami luka-luka setelah diserang 8 pengamen jalanan.
 
Pria bernama Cepi mengaku saat itu dirinya sedang membawa rombongan tamu untuk perjalanan ke Yogyakarta.  
 
Saat rombongan tamu dan bus di daerah Sukahaji, ada seorang pengamen masuk bus.
 
Awalnya Cepi membiarkan pengamen tersebut bernyanyi untuk mendapat uang.
 
Akan tetapi, setelah beberapa lama, muncul beberapa pengamen, yang dinilai sudah mulai mengganggu kenyamanan rombongan.
 
Cepi kemudian menggiring pengamen keluar bus dan memberikan sejumlah uang sebagai pengganti dari hasil mengamen.
 
Situasi di sekitar simpang Pasir Koja Pasar Burung Sukahaji Kota Bandung, yang awalnya tenang kemudian mendadak gaduh.
 
Sejumlah pengamen yang diperkirakan delapan orang lalu mendatangi bus dan menyerang Cepi.
 
Cepi mengatakan dirinya terpaksa mengeluarkan dua pengamen dari bus lantaran sudah mengganggu tamu.
 
Diduga tidak terima diminta turun dari bus, para pengamen memanggil rekan-rekannya, lalu keributan pun terjadi.
 
Delapan orang pengamen justru ikut merangsek hingga menerobos masuk bus mencari Cepi.
 
"Saya larang pas maju ke depan datang teman-temannya yang lain sekitar 8 orang,” kata Cepi pada wartawan. 
 
“Pintu bus ditarik. Saya juga sempat kasih uang ke mereka,” kata Cepi. 
 
“Tapi mereka maksa ingin ngamen. Kemudian 8 orang tiba-tiba menyerang," ujarnya.
 
Pengamen tersebut ternyata membawa senjata tajam dan menyabetkannya ke kaki kiri dan kanan Cepi.
 
Pelaku dikatakan Cepi, banyak masih anak-anak.
 
"Empat orang masih anak kecil usia sekitar anak SD, empat orang lagi sudah dewasa," kata Cepi.
 
Setelah keributan dilerai, Cepi awalnya merasa tidak ada yang sakit akibat luka-luka.
 
Akan tetapi ketika bus berjalan, dirinya merasa celana menjadi basah.
 
Saat dipegang ternyata pada bagian bawah celana penuh darah segar. 
 
Cepi kemudian dibawa ke rumah sakit dan ditemukan banyak luka pada kedua kakinya. 
 
Akibat dari serangan pengamen jalanan itu, Cepi harus mendapat 10 jahitan di rumah sakit.
 
"Kaki bagian kanan di dengkul ada tiga jahitan,” katanya.
 
“Kiri paha 7 jahitan. Saya langsung dibawa ke Rumah Sakit Bandung Kiwari," ucap Cepi. (*)
 
 
 

Load More