- PT MRT Jakarta menyelesaikan pengecoran jalur rel bawah tanah penghubung Bundaran HI hingga Stasiun Thamrin pada April 2026.
- Realisasi fisik pembangunan MRT Fase 2A per Maret 2026 mencapai 59,19 persen, melampaui target awal yang telah ditetapkan.
- PT MRT Jakarta menargetkan operasional segmen Bundaran HI hingga Monas dimulai pada akhir tahun 2027 mendatang secara bertahap.
Suara.com - Pembangunan MRT Jakarta menunjukkan kemajuan setelah rel dari Fase 1 dan Fase 2A resmi tersambung di kedalaman tanah ibu kota.
"Pengecoran track bed (lapisan dasar rel) terowongan northbound (arah utara) dari Bundaran HI hingga Stasiun Thamrin telah selesai dilakukan," jelas Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda), Weni Maulina dalam keterangan tertulis, Jumat (17/4/2026).
Perusahaan kini bersiap melanjutkan pengecoran pada jalur arah selatan serta terowongan yang menghubungkan Stasiun Thamrin menuju Monas.
"Metode kerja ini dilakukan karena kami juga siap untuk mulai melakukan instalasi pintu tepi peron (platform screen door). Kami menargetkan penyelesaikan pengecoran track bed kedua terowongan pada akhir 2026 ini," lanjut Weni.
Hingga Maret 2026, realisasi pembangunan fisik Fase 2A telah menyentuh angka 59,19 persen atau melampaui target awal yang dipatok sebesar 57,52 persen.
Secara spesifik, paket kontrak CP202 yang mencakup pembangunan stasiun bertingkat empat di bawah tanah kini sudah mencapai progres 64,13 persen.
PT MRT Jakarta (Perseroda) kian optimistis untuk mengoperasikan segmen satu dari Bundaran HI hingga Monas pada akhir 2027 mendatang.
"Sehingga tahapan integrating, commissioning, and testing (ICT) dapat segera dilakukan sebelum operasional segmen 1 Bundaran HI-Monas dilakukan," pungkas Weni.
MRT Jakarta Fase 2A Lintas Utara-Selatan sendiri akan menghubungkan Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta hingga Kota.
Baca Juga: Ternyata Parkir Resmi! Dishub Akui Kesalahan Pola Parkir di Akses MRT Lebak Bulus yang Bikin Macet
Fase 2A dibagi menjadi dua segmen, yaitu segmen Bundaran HI-Harmoni yang ditargetkan selesai pada 2027, dan segmen dua Harmoni-Kota yang ditargetkan selesai pada 2029.
Megaproyek sepanjang 5,8 kilometer yang menelan biaya sekitar Rp25,3 triliun ini nantinya akan mengintegrasikan tujuh stasiun bawah tanah, dengan konsep kawasan berorientasi transit.
Ketujuh stasiun tersebut adalah Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota.
Berita Terkait
-
Ternyata Parkir Resmi! Dishub Akui Kesalahan Pola Parkir di Akses MRT Lebak Bulus yang Bikin Macet
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
MRT Jakarta Rombak Dewan Komisaris, Uus Kuswanto Masuk Gantikan Dodik Wijanarko
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kadis, PDIP: Sulit Mengelak Tudingan Nepotisme
-
Waspada! Polri Bongkar 7 Modus Haji Ilegal, Dari Visa Ziarah Hingga Skema Ponzi Rugikan Jemaah
-
Modus Rokok Modifikasi: Cara Licik Selundupkan Tembakau Sintetis ke Lapas Karawang Terbongkar
-
Pansel Ombudsman Klaim Tak Temukan Indikasi Korupsi Hery Susanto Saat Seleksi
-
Status Tersangka Rismon di Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Resmi Dicabut!
-
Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik hingga Warisan Konferensi Asia Afrika
-
Kasus Andrie Yunus Dinilai Bergantung pada Political Will Prabowo
-
Berkas Perkara Sudah di Pengadilan, Komnas HAM Desak Polri Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus
-
4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia
-
Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi