SuaraBandung.id – Devi Athok merupakan ayah dari dua korban tewas tragedi Kanjuruhan Malang, yang kembali mengajukan proses autopsi.
Melalui Kuasa Hukumnya Imam Hidayat, mengatakan bahwa pihak keluarga korban sudah bersedia untuk melakukan autopsi pada kedua putrinya yang menjadi korban tewas pada tragedi Kanjuruhan Malang.
“Keluarga sudah bersedia kembali untuk pelaksanaan autopsi,” ungkap Imam Hidayat.
Imam Hidayat menambahkan bahwa pernyataan persetujuan untuk melakukan autopsi tersebut telah disampaikan pada LPSK pada 24 Oktober 2022.
Pernyataan tersebut nantinya akan diteruskan kepada Kapolri Jenderal Pol Lityo Sigit Prabowo. Dan dikirimkan secara daring kepada pihak terkait.
Sebelumya, Polda Jawa Timur batal melakukan autopsi pada kedua korban tragedi Kanjuruhan Malang dikarenakan pihak keluarga tidak memberikan ijin.
Pihak kepolisian juga mengungkapkan bahwa pembatalan autopsi tersebut bukan karena adanya intimidasi pada keluarga korban.
Kronologi Tragedi Kanjuruhan
Tragedi Kanjuruhan Malang menjadi duka mendalam bagi sepak bola Indonesia bahkan dunia.
Baca Juga: Netizen Bersama Kang Dedi Mulyadi, Ini yang Dialami Anne Ratna Mustika Saat Ngotot Ingin Menjanda
Tragedi terebut terjadi usai laga pertandingan Arema FC melawan Persebaya, yang berakhir dengan kekalahan Arema FC dengan skor akhir 2-3.
Atas kekalahan tersebut membuat suporter kecewa dan sejumlah suporter turun dan masuk ke dalam area lapangan.
Kerusuhan tersebut semakin membesar dimana sejumlah flare dilemparkan termasuk benda-benda lainnya.
Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut.
Dengan jumlah petugas keamanan yang tidak sebanding dengan jumlah ribuan suporter Arema FC tersebut, petugas kemudian menembakkan gas air mata di dalam lapangan.
Tembakan gas air mata itu membuat banyak suporter pingsan dan sulit bernafas.
Diketahui, korban tewas tragedi Kanjuruhan Malang sampai saat ini berjumlah 135 jiwa. (*)
Sumber: ANTARA berjudul Keluarga korban Tragedi Kanjuruhan kembali ajukan autopsi
Berita Terkait
-
Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah Jadi 135, Aremamedia: Setelah Dirawat 22 Hari, Saudara Farzah Dwi Kurniawan Menghembuskan Nafas Terakhirnya
-
Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah, Aremamedia: Revano Korban Meninggal ke 134
-
TERNYATA! Deal Panpel dan Kapolres Malang Cetak Tiket 42.516, Haris: Niatanya 38.054
-
Ada Aremania Diduga Dijemput Intel, LPSK Buru-Buru Pasang Badan, Pengakuan Ada Bukti Video Dihapus Polisi
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!