SuaraBandung.id- Nikita Mirzani mengalami terror dari orang tak dikenal sebelum mendekam di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Serang, Banten. Penahanan terkait kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Dito Mahendra.
Teror yang dialami Nikita Mirzani ini diungkapkan oleh sahabatnya, Fitri Salhuteru.
“Sudah lah, stop intimidasi-intimidasi ke saya sama ke Niki. Itu enggak akan pengaruh apa-apa terhadap kehidupan saya dan Niki,” ucap Fitri Salhuteru dalam kanal Youtube Trans 7 Official, dikutip dari Suara.com, Kamis (3/11/2022).
Bentuk teror yang dialami Nikita Mirzani ini mulai dari dibuntuti sampai rumah, hingga mendapatkan aksi vandalisme.
“Mereka yang disuruh untuk vandalisme, untuk ngikutin aku sama Niki, gitu,” tambahnya.
Meskipun mendapatkan teror semacam itu, menurut pengakuan Fitri Salhuteru, Nikita Mirzani tak pernah menggubris terot-teror tersebut.
“Kalo ada yang dicoret ya dicat aja, sudah, yang penting jangan sampai berdarah,” ucapnya lagi.
Namun kini, Nikita Mirzani sedang menjalani proses penahanan di Rutan Serang.
Setelah penahanan tersebut, pihak Nikita Mirzani sempat mengajukan permohonan penangguhan penahanan, namun ditolak oleh pihak Kejaksaan.
Baca Juga: Nikita Mirzani Kembali Berulah di Tahanan, Begini Kesaksian Sahabat
Hingga kini, penahanan Nikita masih berlangsung hingga 20 hari, terhitung dari tanggal 25 Oktober 2022.
(*)
Sumber: Suara.com
Tag
Berita Terkait
-
Balas Dendam, Isa Zega Merayakan Penahanan Nikita Mirzani Berkali-kali
-
Heboh Nikita Mirzani Ngadu ke Ferdy Sambo: Ada Solusi Nggak Nih, Minta Tolong Deh
-
Kasus Pemukulan yang Dialami Isa Zega Kembali Dilanjutkan, Seret Nikita Mirzani sebagai Terlapor? Elza Syarif: Tergantung Pengembangan dari Penyidik
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
BPR Pontianak Disebut Garda Terdepan UMKM, Mengapa Banyak Usaha Kecil Masih Sulit Naik Kelas?
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Diramaikan Sandiaga Uno, Ajang Lari 5K di Senayan Kampanye 10 Ribu Langkah Per Hari
-
Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata
-
Pemuda Putus Cinta di Batam Bacok Tangan Sendiri, Ngaku Dibegal Biar Mantan Kasihan
-
PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa
-
Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang
-
Seleksi Mandiri UNTAN 2026: Jadwal, Biaya Pendaftaran, Syarat, dan Link Daftar Lengkap