SuaraBandung.id - Rupanya di dalam penjara masih bisa mendapat kebebasan. Hal itu yang dirasakan Nikita Mirzani ketika dirinya menjalani tahanan kejaksaan dalam kasus dugaan pencemaran nama baik.
Nikita Mirzani yang berstatus tahanan ini memiliki keistimewaan dari petugas, hingga bisa makan apa saja yang diinginkan.
Bukti paling mencolok mata adalah ketika Nikita Mirzani ingin makan Piza hingga nasi padang.
Maka dengan mudahnya, artis kontroversial itu mendapatkannya. Bahkan Nikita Mirzani dengan dalih kebersamaan sampai mentraktir semua tahanan yang ada di sana.
Apa yang dilakukan Nikita Mirzani ini jelas mencolok mata, di mana dirinya bisa mendapat kebebasan dalam hal soal makanan.
Padahal untuk tahanan lain belum tentu bisa mengakses makanan lezat seperti yang didapat Nikita Mirzani.
Terbaru adalah bagaimana Nikita Mirzani membuat heboh publik. Nikita Mirzani dengan bebasnya bisa membelikan warga Rutan Serang hingga 700 paket pizza.
Kemudian tak kalah heboh, Nikita Mirzani juga membeli 700 bungkus nasi padang dan dibagikan ke tahanan.
Nikita Mirzani awalnya mengaku ingin makan nasi padang. Dan dengan mudahnya Nikita Mirzani mendapat nasi padang, yang tentu tidak mungkin ada di dalam penjara.
Tak enak hati makan nasi padang sendirian, Nikita Mirzani lalu ingin semua tahanan juga merasakan makan nasi padang.
Sahabat dekat Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru lalu membelikan semua yang jadi keinginan Nikita Mirzani, yakni 700 bungkus nasi padang.
Awalnya Fitri menanyakan makanan apa yang sedang Nikita Mirzani. Di sana wanita yang akrab disapa Nyai ini menjawab ingin nasi padang.
Lantaran tak enak hati jika makan nasi padang sendirinya, Nikita Mirzani meminta sahabatnya membelikan 700 bungkus nasi padang untuk semua warga Rutan Kelas IIB Serang.
Sampai-sampai ulah Nikita Mirzani ini menambah pekerjaan penjaga tahanan di sana lantaran harus membagikan 700 bungkus nasi padang.
"Begitu saya di sana kemarin, 'Niki (Nikita Mirzani) mau makan siang apa?' 'Aku mau nasi padang, tetapi aku mau makan sama semua tahanan," ungkap Fitri.
Berita Terkait
-
Lolly Putri Nikita Mirzani Langsung Berikan Klarifikasi, Pasca Isu Nembak DuluanAnak Olla Ramlan Heboh Jadi Buah Bibir Warganet: Aku Nggak Nembak Dia
-
Olla Ramlan Bongkar Hubungan Anaknya, Sean dengan Lolly Putri Nikita Mirzani: Sebagai Laki-Laki Harus Bertanggung Jawab
-
Diserang Balik oleh Nikita Mirzani, Pihak Nindy dan Dito Minta Berhenti Menyebarkan Informasi Sesat
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati