/
Selasa, 22 November 2022 | 10:22 WIB
Potret Dedi Mulyadi berpose di depan kamera ((Instagram/dedimulyadi71))

SuaraBandung.id - Kang Dedi Mulyadi mendadak sidak warung yang berjualan miras di Serang Pangjang, Kabupaten Subang.

Hal ini dilakukan saat Kang Dedi tidak sengaja ingin membeli sesuatu sesaat setelah ia mengalami kecelakaan kecil saat mengendarai motor di daerah Subang.

Tidak sedikit, Dedi Mulyadi menemukan beberapa kardus dan kulkas yang dipenuhi oleh minuman keras.

Merasa heran dengan sang penjual, Dedi Mulyadi lantas menanyakan izin serta tujuan dari jualan miras tersebut.

Namun setelah ditindak, sang penjual hanya menjawab jika ia melakukan hal tersebut tanpa izin dan hanya demi menghidupi keluarganya saja.

“Ini buat pemerintah kecamatan Serang Panjang, satuan polisi pamongpraja ya kabupaten subang, mohon ini ditertibkan ya, ini di kampung yang terkenal dengan daerah santri, kok jualan yang gini,” tutur Dedi Mulyadi.

Berbagai jenis minuman keras ditemukan oleh Dedi Mulyadi pada warung tersebut.

Dedi Mulyadi juga menuturkan jika kegiatan yang dilakukan oleh sang penjual hanya akan membuat rugi anak-anak bangsa kedepannya.

“Kasihanilah anak-anak muda disini mbak, kalau dia minum minuman gini pusing dia kepalanya,” jelas Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Mendag Zulhas Sebut Sandiaga Uno Pemimpin Inspiratif dan Berdaya Juang Tinggi

Diketahui saat melakukan sidak, Dedi Mulyadi membawa tim Youtubenya yang membawa kamera, sehingga tim tersebut dapat menyoroti sang penjual hingga minuman-minuman keras tersebut.

Namun, hal itupun sering kali diprotes oleh sang penjual dengan alasan tidak ingin disorot dan juga terdapat anak kecil.

Tanpa pengecualian, Dedi Mulyadi memiliki alasan untuk tetap berani menyoroti keadaan warung.

“Kalau enggak disorot enggak kapok,” jelas Kang Dedi.

Karena merasa kedatangannya akan berdampak kepada sang penjual, lantas Kang Dedi menjelaskan jika dirinya tidak akan merugikan warung tersebut.

“Saya enggak akan ngerugiin, tapi saya minta enggak boleh jualan gini,” tambah Dedi Mulyadi.

Load More