/
Minggu, 18 Desember 2022 | 12:58 WIB
Usai pandemi COVID-19, Mereka yang mengalami obesitas juga wajib menjalani diet rendah kalori (Unsplash)


SuaraBandung.Id - Permasalahan berat badan berlebihan atau obesitas alias kegemukan menjadi ancaman menjadi faktor risiko dari timbulnya penyakit berat seperti diabetes, jantung dan hipertensi.

Sebagai solusi dari ancaman penyakit yang diakibatkan oleh obesitas, kita bsa melakukan diet rendah kalori namun tetap menyenangkan.

Usai pandemi COVID-19, Mereka yang mengalami obesitas juga wajib menjalani diet rendah kalori lantaran kegemukan juga bisa mempermudah penularan virus-virus yang berkaitan dengan imuntas.

Dalam dunia kesehatan, diet rendah kalori menjadi ikhtiar ideal bagi mereka yang kenaikan berat badannya sulit dikontrol, hingga mencapai ambang batas, bahkan menyentuh obesisitas.

Akan tetapi, menurunkan berat badan bukan perkara mudah. Gampang naik sulit turun adalah persoalan yang dialami banyak orang.

Ada banyak cara yang ditawarkan untuk berdiet, termasuk yang bisa dilakukan tanpa harus berkonsultasi dengan dokter.

Dilansir dari berbagai sumber, salah satu diet yang disarankan tanpa berkonsultasi dengan dokter adalah diet rendah kalori.

Mengatur pola makan dengan jumlah 1200 - 1500 kalori masih aman untuk diet yang dilakukan sendirian.

Salah satu cara yang mudah untuk mengetahui porsi yang dibutuhkan adalah dengan mengatur makanan di atas piring saji.

Baca Juga: 9 Jalan Tol Gratis Selama Natal dan Tahun Baru 2023, Ini Daftar Lengkapnya

Caranya, buatlah batas imajiner sehingga piring terbagi menjadi empat bagian. Seperempat diisi dengan sayur, seperempat diisi buah, sisanya diisi dengan sumber karbohidrat dan protein.

Sayur-sayuran apa pun boleh disantap, tapi ingat untuk mengolahnya secara betul. Sebaiknya jangan mengolah sayur dengan minyak bila ingin menurunkan berat badan.

Untuk karbohidrat, pilihannya bervariasi. Jangan terpaku hanya pada nasi. Cobalah umbi-umbian seperti kentang, singkong hingga jagung.

Jika memilih kentang, coba santap dalam keadaan kulit yang belum dikupas agar kandungan seratnya lebih tinggi.

Jumlah nasi yang perlu disantap untuk diet 1500 kalori sekitar 100 gram atau enam sendok makan.

Bila memilih kentang, berarti Anda perlu menyantap kentang berukuran sedang sebanyak dua buah. Kurangi jumlahnya menjadi satu buah bila diet yang diterapkan adalah 1200 kalori.

Soal protein, pilih sumber protein rendah lemak seperti ikan dan daging ayam tanpa kulit. Tahu dan tempe juga bisa jadi pilihan.

Kacang-kacangan juga mengandung karbohidrat, jadi bila Anda memilih lauk tahu atau tempe, Anda boleh mengurangi porsi karbohidrat.

Untuk makanan selingan atau camilan, sebaiknya pilih buah-buahan segar, bukan camilan olahan yang tinggi kalori. Hindarilah konsumsi gula yang tidak perlu seperti pada minuman kemasan.

Selain menjaga makanan, diet rendah kalori juga harus disertai dengan berolah raga secara teratur dan tetap beraktivitas secara normal.

Hal yang juga harus diingat adalah hasil pada setiap orang berbeda. Semakin tua seseorang, pembakaran kalori pun melambat, sehingga semakin sulit untuk menurunkan berat badan.***

Load More