SuaraBandung.Id - Permasalahan berat badan berlebihan atau obesitas alias kegemukan menjadi ancaman menjadi faktor risiko dari timbulnya penyakit berat seperti diabetes, jantung dan hipertensi.
Sebagai solusi dari ancaman penyakit yang diakibatkan oleh obesitas, kita bsa melakukan diet rendah kalori namun tetap menyenangkan.
Usai pandemi COVID-19, Mereka yang mengalami obesitas juga wajib menjalani diet rendah kalori lantaran kegemukan juga bisa mempermudah penularan virus-virus yang berkaitan dengan imuntas.
Dalam dunia kesehatan, diet rendah kalori menjadi ikhtiar ideal bagi mereka yang kenaikan berat badannya sulit dikontrol, hingga mencapai ambang batas, bahkan menyentuh obesisitas.
Akan tetapi, menurunkan berat badan bukan perkara mudah. Gampang naik sulit turun adalah persoalan yang dialami banyak orang.
Ada banyak cara yang ditawarkan untuk berdiet, termasuk yang bisa dilakukan tanpa harus berkonsultasi dengan dokter.
Dilansir dari berbagai sumber, salah satu diet yang disarankan tanpa berkonsultasi dengan dokter adalah diet rendah kalori.
Mengatur pola makan dengan jumlah 1200 - 1500 kalori masih aman untuk diet yang dilakukan sendirian.
Salah satu cara yang mudah untuk mengetahui porsi yang dibutuhkan adalah dengan mengatur makanan di atas piring saji.
Baca Juga: 9 Jalan Tol Gratis Selama Natal dan Tahun Baru 2023, Ini Daftar Lengkapnya
Caranya, buatlah batas imajiner sehingga piring terbagi menjadi empat bagian. Seperempat diisi dengan sayur, seperempat diisi buah, sisanya diisi dengan sumber karbohidrat dan protein.
Sayur-sayuran apa pun boleh disantap, tapi ingat untuk mengolahnya secara betul. Sebaiknya jangan mengolah sayur dengan minyak bila ingin menurunkan berat badan.
Untuk karbohidrat, pilihannya bervariasi. Jangan terpaku hanya pada nasi. Cobalah umbi-umbian seperti kentang, singkong hingga jagung.
Jika memilih kentang, coba santap dalam keadaan kulit yang belum dikupas agar kandungan seratnya lebih tinggi.
Jumlah nasi yang perlu disantap untuk diet 1500 kalori sekitar 100 gram atau enam sendok makan.
Bila memilih kentang, berarti Anda perlu menyantap kentang berukuran sedang sebanyak dua buah. Kurangi jumlahnya menjadi satu buah bila diet yang diterapkan adalah 1200 kalori.
Berita Terkait
-
7 Pantangan Makanan Asam Urat, Jangan Nekat Makan Jeroan!
-
Pemerintah Tarik Cukai Plastik dan Minuman Berpemanis, DPR Harap jadi Bahan Edukasi Warga akan Bahaya Diabetes
-
5 Jenis Buah Ini Ternyata Hanya Mengandung Sedikit Gula, Ada Kesukaanmu?
-
7 Ide Menu Sarapan untuk Penderita Diabetes, Kadar Gula Darah Tetap Aman
-
5 Penyebab Kesemutan, Ternyata Bisa Jadi Tanda Diabetes
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia
-
Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru
-
128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan
-
Kantongi Rekor Apik, Pelatih Spanyol Optimis Bisa Redam Agresivitas Prancis
-
Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup? Fenomena Hustle Culture di Kalangan Gen Z
-
The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat
-
Di Balik Pintu Ruang Dosen: Ketika Administrasi Mengalahkan Pendidikan
-
Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026
-
Petaka di Perairan Sumenep: Perjuangan Terakhir Kakek Rusdi Saat Perahu Keluarga Karam