SuaraBandung.id - Sedikitnya ada 30 wanita yang diduga semuanya asal Bandung menjadi korban tipu daya 'kakek nakal' berinisial AM.
Pria 51 tahun ini di luar dugaan memperdaya para korbannya hingga tak sadarkan diri telah direnggut kehormatannya dengan cara direkam diam-diam oleh pelaku.
Aksi kakek nakal ini baru terungkap saat gadis 18 tahun menyadari video bagian intimnya viral di media sosial.
Dari sana korban baru sadar telah menjadi korban nafsu sang kakek nakal yang terobsesi pada bagian intim wanita.
Ribuan video diamankan
Kakek nakal berinisial AM (51) harus berurusan dengan polisi. Gara-garanya hobi nakalnya merekam bagian celana dalam wanita terbongkar.
Awalnya AM cuek saja lantaran merasa aksinya tidak akan diketahui korbannya. Namun setelah video-videonya dijual lewat online, ada korban yang merasa dirugikan.
Korban tersebut mengaku, jika melihat video yang dijual pelaku di media online, ketika itu sedang ada di kawasan Cileunyi.
Korban tidak terima lantaran bagian sensitifnya direkam diam-diam dan dijual oleh pelaku.
Setelah mengadu, polisi akhirnya mengamankan AM dengan barang bukti video yang biking geleng-geleng kepala.
Dari pelaku polisi mengamankan 2.980 video dan 237 foto yang kebanyakan bagian intim wanita.
"Jumlah foto yang ada dalam komputer (barang bukti) sebanyak 307, kemudian video yang tersimpan dalam komputer ini sebanyak 2.980," ungkap Kapolresta Bandung, Kombes Kusworo Wibowo di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, seperti dilansir Antara, Jumat (6/1/2023).
Target bagian bawah rok korban
Diberitakan sebelumnya, seorang kreator ribuan video mesum berinisial AM (51) diamankan polisi.
AM diduga melakukan tindak asusila pada para korbannya dengan cara mengintip pakaian dalam perempuan.
Bukan itu saja, pelaku juga memperjualbelikan hasil videonya di media sosial.
Dan polisi berhasil mengamankan ratusan foto dan ribuan video yang kebanyakan adalah bagian intim wanita asal Bandung.
Laporan gadis 18 tahun
Kejahatan AM baru terungkap setelah gadis 18 tahun mengetahui ada video dirinya di media sosial.
Gadis tersebut melapor lantaran bagian intimnya ada yang menyebarkan melalui media sosial.
"Jumlah foto (bagian celana dalam korban) yang ada dalam komputer (barang bukti) sebanyak 307," kata dia.
"Kemudian video (bagian celana dalam) yang tersimpan dalam komputer ini sebanyak 2.980," ungkap Kusworo di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, seperti dilansir Antara, Jumat (6/1/2023).
Korban perempuan berusia 18 tahun tanpa sengaja melihat video dirinya tersebar di media sosial.
Dijelaskan Kusworo, korban merasa video direkam pelaku ketika dirinya ada di sebuah toko di Cileunyi, Kabupaten Bandung.
"Yang bersangkutan (korban wanita 18 tahun) pada bulan Oktober 2022 itu belum merasa bahwa akan diintip," katanta.
"(Seingat korban) hanya ada orang yang mengambil sesuatu di bawah roknya," ucapnya menjelaskan.
"Namun pada tanggal 26 Desember 2022, ada temannya (korban intip video celana dalam) yang menginformasikan bahwa ada wajahnya di video itu," tuturnya.
Dijelaskan Kusworo, pelaku melakukan aksi bejatnya saat berdesakan dengan orang lain.
Saat ada kesempatan, pelaku yang sudah mengincar korban mengenakan rok langsung mendekati.
Pelaku langsung saja merekam video di bawah rok para korban dengan cepat. Korban dikatakannya, sama sekali tidak menyadari telah dilecehkan pelaku.
"Kemudian (HP-nya) dimasukkan. Terus dikeluarkan sangat cepat. Nantinya video (intip celana dalam) diedit pelaku menggunakan komputer sehingga itu bisa slow motion," papar Kusworo.
Awalnya pelaku melakukan aksi hanya untuk kesenangan pribadi. Namun, saat teman pelaku tahu, malah diminta untuk dijual.
Dari sana pelaku menuruti lantaran dari hobinya itu ternyata menghasilkan uang.
Dikatakan Kusworo, pelaku menjual video dan foto bagian celana korban dengan harga Rp 50 ribu.
Setiap yang ingin masuk menjadi anggota grup, harus membayar sekitar Rp 50-100 ribu.
"Korbannya sudah banyak, sebanyak 30 orang," ucap dia. (*)
Berita Terkait
-
Mojang Bandung kena Teror Video Intip Celana Dalam, 'Kakek Nakal' sampai Koleksi 2.980 Video dan 237 Foto, Dijual Murah via Online
-
Resep Cireng Renyah Khas Bandung, Ide Jualan Terlaris 2023 yang Modalnya di Bawah Rp50 Ribu! Dijamin Ludes Sekejap
-
10 Wisata Kuliner Malam Paling Viral di Bandung, Penawar Lapar Saat Rayakan Tahun Baru, Harga Termurah!
-
Nama Cibiru Mendadak Trending di Twitter, Netizen Sentil Kemacetan yang Tak Pernah Terurai
-
7 Rekomendasi Batagor Paling Legendaris di Bandung 2022, Rasanya Ngikan dan Lezatnya Tak Usah Diragukan Lagi!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
The Hunger Games: Sunrise in the Reaping Tampil Lebih Gelap, Ini Bocoran Trailernya
-
BRI Perkuat Digitalisasi, Tebus Gadai di BRImo Dapat Cashback 10%
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Jelang Lawan PSG, Szoboszlai Tantang Fans Liverpool: Percaya Gak The Reds Bisa Comeback?
-
Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia
-
Tebus Gadai di SuperApps BRImo, BRI Hadirkan Cashback 10%
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti