SuaraBandung.id - Sebuah masjid bersejarah yang berada di tengah masyarakat Hindu dihancurkan.
Video masjid yang dibangun sejak abad 16 itu kemudian viral dengan narasi jika minoritas di sana benar-benar tak berdaya menghadapi mayoritas Hindu yang dinaungi pemerintah.
Peristiwa penghancuran masjid berusia 500 tahun tersebut di Negara Bagian Uttar Pradesh, India.
Pemerintah dan warga setempat meminta masjid dihancurkan dengan alasan pelebaran jalan.
Mengerikannya, tidak ada satupun yang berani berupaya mencegah proses penghancuran masjid.
Beberapa aktivis dan media lokal hanya sanggung menyebarkan video tersebut di media sosial.
Rekaman detik-detik masjid bersejarah dibuldoser pun langsung viral di media sosial.
"Departemen Pekerjaan Umum sedang melakukan proyek pelebaran jalan raya di daerah Handia di Kota Prayagraj dan masjid yang dibangun sekitar lima abad lalu menghalangi proyek pelebaran ini," kata pernyataan kepolisian, seperti dilansir laman Middle East Monitor, seperti dikutip pada Kamis (17/1/2023).
Dari laporan yang diterbitkan media lokal setempat, masjid itu dibangun pada abad ke-16.
Masjid tersebut langsung dihancurkan hanya selang sehari pengadilan memutuskan kasus gugatan penolakan penghancuran masjid.
Mereka tidak peduli jika kasus tersebut sudah masuk Mahkamah Agung yang memang menolak petisi yang menyerukan penghentian perobohan masjid.
Sebagai informasi, sejak India dikuasai partai Hindu ekstremis Bharatiya Janata pada 2014, banyak serangan dilakukan kepada minoritas.
Mereka melakukan serangan dan ujaran kebencian yang dilakukan secara gencar kepada warga muslim India.
Paling menjadi sorotan adalah ketika masjid bersejarah Babri diratakan pada 1992, kemudian dijadikan bangunan kuil Hindu.
Dalam peristiwa tersebut, berdampak pada kerusuhan muslim-Hindu hingga menewaskan sekitar 2.000 orang. (*)
Berita Terkait
-
India Mencekam Gara-gara Politisi Hina Nabi Muhammad, Disusul Peristiwa Pembunuhan Penjahit Hindu
-
Pemerintah India Makin Represif Ke Minoritas Islam, Rumah Hingga Bisnis Warga Muslim Dihancurkan
-
Kelompok Hindu India Desak Larangan Jilbab Berlaku di Seluruh Negeri
-
Kecam Tindakan Represi Terhadap Muslim di India, PA 212 Minta Pemerintah Tak Berdiam Diri
-
Antisipasi Omicron, Polda Metro Jaya Minta Massa Aksi 2502 Bela Muslim India Ikut Vaksinasi Booster
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Siap-Siap Galau Massal! Eric Chou Bakal Guncang Jakarta dengan Panggung 360 Derajat di Mei 2026
-
AC Milan Gigit Jari, KRC Genk Berhasil Amankan Aset Striker Keturunan Yogyakarta
-
FPIR Desak Menhan Fokus Pada Ancaman Nyata Kedaulatan Negara: Jangan Terseret Isu di Luar Tugas
-
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
-
Pemprov DKI Siapkan 20 Armada Transjabodetabek Blok M-Badara Soetta, Tarif Mulai dari Rp2.000
-
5 HP RAM 8 GB Momori 256 GB Termurah Februari 2026, Harga Rp1 Jutaan
-
Ultah ke-24, Jisung NCT Bantu Rp 2,8 Miliar Bagi Penelitian Kanker Pankreas
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang Jabodetabek, Cek Rinciannya di Sini
-
Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi Topang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Diesel Paling Irit untuk Mudik Lintas Provinsi