SuaraBandung.id - Setiap masyarakat adat di dunia tentu memiliki tradisi unik atau kebudayaan yang berbeda-beda.
Dari banyaknya tradisi adat di dunia, ada sebagian di antaranya yang terdengar ekstrem untuk dilakukan.
Namun, masyarakat adat meyakini bahwa ritual atau tradisi tersebut dapat membawa nasib baik bagi kehidupan mereka.
Melansir akun YouTube YT Flunk, berikut beberapa tradisi ekstrem dan menyeramkan di dunia.
1. Upacara Kedewasaan Suku Satere-Mawe
Suku Satere-Mawe tinggal di pedalaman hutan Amazon, Brasil. Suku ini memiliki tradisi yang menyakitkan di mana setiap pria yang sudah dianggap dewasa harus mengikuti upacara Da Tucandeira.
Upacara ini mengharuskan pria berumur 12-16 tahun bertahan tanpa menangis saat tangannya dimasukkan ke dalam sarung tangan yang berisi semut peluru.
Tangan mereka hanya dilapisi arang sebagai perlindungan. Selama acara ini berlangsung, mereka harus menahan rasa sakit yang katanya melebihi sengatan lebah.
Kemudian nantinya, dukun desa Satere-Mawe akan menari untuk mengalihkan perhatian mereka dari rasa sakit.
Baca Juga: Ditanya Tentang Ketenaran NewJeans, Hanni Berikan Jawaban Tak Terduga
2. Tradisi Ngayau
Tradisi selanjutnya adalah Ngayau. Tradisi diisi dengan kegiatan memenggal atau berburu kepala manusia yang dilakukan oleh Suku Dayak di Kalimantan.
Tradisi Ngayau erat kaitannya dengan upacara perkawinan, keagamaan, dan nilai kewiraan. Sedangkan kepala yang dipersembahkan itu sebagai bukti keberanian.
Kemudian, seseorang yang berhasil memenggal kepala musuhnya akan dihormati dan i gelar “Bujang Berani”.
Tradisi ini kemudian dilarang pada rapat Damai Tumbang Anoi tahun 1894. Namun ternyata, beberapa rumah di Kalimatan masih menyimpan kepala hasil Ngayau.
3. Tradisi Famadihana
Berita Terkait
-
Polisi Sidak Lokasi Siaran Langsung TikTok Ibu-ibu Mandi Lumpur Demi Cuan
-
KPI Tanggapi Kritik Pedas Deddy Corbuzier Soal Fajar Sadboy Seliweran di Televisi
-
Disebut Transgender oleh Nikita Mirzani, Inilah Profil Bunda Corla yang Viral di Media Sosial
-
Viral Aksi Pemotor Begal Payudara Wanita di Koja, Warga Resah
-
Ulasan Serial The Makanai: Cooking For The Maiko House (2023)
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu