SuaraBandung,id - Belakangan ini publik sempat dihebohkan soal konten ngemis online mandi lumpur.
Konten tersebut viral dalam aplikasi TikTok.
Menuai beragam reaksi, viralnya konten tersebut membuat Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri angkat bicara.
Dalam keterangan resminya, Dittipidsiber mengatakan bahwa Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) telah memeriksa sejumlah orang yang terlibat dalam konten tersebut.
Lebih lanjut Direktur Dittipidsiber Bareskrim Polri mengatakan yang terlibat adalah seorang wanita lansia, Adi Vivid menyebut bahwa sejumlah lansia tersebut adalah bagian dari konten kreator.
"Jadi nenek itu berperan seolah sebagai korban, seolah-olah kedinginan," ujar ungkap Adi Vivid dikutip dari PMJNews.
Maka dari itu, sejumlah konten kreator tersebut akan dipanggil pihak berwajib dalam waktu dekat ini.
" dalam waktu dekat kami akan melakukan pemanggilan kepada konten kreator yang membuat kreator yang menurut kami tidak pas, yang mengeksploitasi kelemahan seseorang, nenek," katanya.
Vivid lebih jauh mengimbau para konten kreator agar lebih selektif menyajikan konten.
Baca Juga: Polisi Rilis Tampang Tersangka Serial Killer di Bekasi dan Cianjur, Salah Satunya Sudah Beruban
Vivid berharap konten kreator berhenti membuat konten yang tidak pantas seperti mandi lumpur tersebut.
"Kami juga mengimbau rekan-rekan konten kreator untuk menyetop membuat kreator seperti itu. Karena itu tidak baik, ke depannya sangat tidak baik," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Kapten Timnas Prancis U-21 Bela Maroko di Piala Dunia 2026
-
Jangan Biarkan Anak Asyik Sendiri dengan Gadget! KPAI Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Kamar
-
Nadiem, 18 Tahun Bui, dan Matinya Nyali Para Profesional Masuk Birokrasi
-
Daftar Tarif BPJS Kesehatan Kelas 1-3 per Mei 2026, Wacana Iuran Naik Terus Mencuat
-
Dolar AS Perkasa, Harga Referensi Emas Indonesia Periode II Mei 2026 Terkoreksi Tajam
-
Epy Kusnandar Meninggal Dibilang "Mampus Mati", Karina Ranau Resmi Lapor Polisi
-
Jude Bellingham Minta Maaf kepada Fans Real Madrid Usai Cetak Gol Spektakuler
-
Kemlu China Peringatkan AS, Sebut Perang Iran Tak Seharusnya Terjadi
-
Mungkinkah Ibu Kota Pindah IKN pada Masa Prabowo-Gibran? Begini Kata Pakar UMY
-
Sosok Jully Yandi Saputra: Kreator 'Mak-Mak Aceh' Sukses Bangun Bisnis UMKM