SuaraBandung.id - Sedekah adalah satu dari sekian banyak ibadah yang praktiknya seringkali bisa kita lihat di media sosial.
Bahkan, orang yang tampak melakukan sedekah di media sosial tersebut berasal dari berbagai kalangan.
Namun, tak diketahui secara pasti tujuan orang-orang tersebut membagikan unggahan berupa konten yang berisi praktik sedekah.
Konten yang dibagikan di media sosial tersebut pun menuai tanda tanya bagi sebagian orang terkait dengan ibadah yang diperlihatkan kepada orang banyak.
Lalu, apakah ibadah seperti sedekah harus dilakukan secara sembunyi-sembunyi ataukah harus ditunjukkan kepada orang lain, manakah yang lebih utama?
Jawaban atas pertanyaan itu terungkap dalam satu ceramah yang disampaikan oleh Buya Yahya.
Buya Yahya pun menjelaskan bahwa ibadah yang diterima adalah ibadah yang dilakukan dengan ikhlas dan ikhlas tersebut bertempat di dalam hati.
Dilansir SuaraBandung.id dari video dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 20 Januari 2023, Berikut ulasannya.
"Ada ikhlas, ada riya. Ibadah yang diterima adalah ikhlas, yang tidak diterima adalah ibadah sedekah dengan riya," ungkap Buya Yahya.
Baca Juga: Tinggalkan Barcelona, Memphis Depay Resmi Gabung Atletico Madrid
"Tempatnya ikhlas dan riya adalah di dalam hati. Karena itu tempatnya di dalam hati, maka kita tidak perlu menunjuk orang lain bahwasanya dia punya riya," lanjut Buya Yahya menjelaskan.
Buya Yahya kemudian mengingatkan bahwa kita tidak bisa mengetahui isi hati seseorang, sehingga kita tidak boleh begitu saja menyebut seseorang berbuat riya dalam bersedekah.
"Jangan katakan dia riya, bukan urusan kita. Karena kita tidak tahu apa yang di hatinya seseorang," kata Buya Yahya.
Buya Yahya lalu menegaskan bahwa hendaknya kita menunjuk ke dalam diri sendiri dan tidak menunjuk orang lain soal ikhlas dan riya.
"Kalau pengen menunjuk ikhlas, tunjuklah yang di hati orang. Kalau anda pengen nunjuk riya, tunjuk dalam diri sendiri, jangan nunjuk orang lain. Kita tidak tahu apa yang dia inginkan di balik itu semuanya," ujar Buya Yahya.
Setelah itu, Buya Yahya memberikan satu contoh, yaitu penilaian seseorang ketika ada orang lain yang ingin sedekahnya diumumkan.
Tag
Berita Terkait
-
Soal Usulan Biaya Haji Naik Jadi Rp69 Juta, Komisi VIII DPR Gelar FGD Tertutup Bareng Kemenag Sore Ini
-
Siapa Sultan Akhyar? Sosok di Balik Konten TikTok Mandi Lumpur Punya Penghasilan Fantastis
-
Ubah Hobi Jadi Profesi, Yuk Join KOL Yoursay!
-
Ada Kenaikan, Berapa Biaya Haji 2023? Cek Perbandingan dengan Tarif Tahun Lalu
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
Terkini
-
Emas Antam Lagi Meroket, Harganya Dibanderol Rp 2,86 Juta per Gram
-
Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku Pelecehan
-
Alex Rins Makin Bingung dengan Motornya, Yamaha Sudah Rekrut Ai Ogura?
-
Legenda Timnas Indonesia Puji Gol Akrobatik Pemain Garuda Muda ke Gawang Timor Leste
-
Khawatir Gila, Kongres AS Minta Dokter Periksa Kesehatan Mental Donald Trump
-
Polda Metro Bongkar Pabrik Zenith di Semarang, Sita 1,83 Ton Bahan Baku
-
Ibu Tiri Sedih Tamara Bleszynski Cuma Jadi Tamu di Nikahan Teuku Rassya, Padahal Seragam Sudah Siap
-
Potensi Besar Industri Daur Ulang, Mengapa Masih Dianggap Murah dan Berkualitas Rendah?
-
Dari Moskow Prabowo Terbang ke Paris, Perluas Poros Diplomasi Strategis
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB