Kau Bisa Mengingat Tanpa Perlu Bersusah Payah Menghafal
Menariknya buku dengan sampul yang mengilutrasikan seseorang yang kakinya terikat dengan rantai dan berdiri di dasar laut ini, masih nyaman untuk dibaca meski tak menghabiskannya dalam sekali duduk,
Penulisan naskah Laut Bercerita boleh dikatakan seperti halnya kita sedang menonton drama korea dengan beberapa episode.
Meski menggoda untuk ditonton hingga selesai dalam satu waktu namun tak jadi masalah jika melanjutkannya dilain kesempatan. Tanpa perlu membaca dari awal lagi, pembaca bisa langsung melanjutkan.
Penggambaran tokoh yang ditulis secara unik dengan penekanan ciri khas tokoh yang disisipkan secara berkala. Perlahan membuat pembaca dengan sendirinya hafal apa yang sudah ia baca sebelumnya.
Mahasiswa dengan Keberanian, Kemanusiaan dan Kehangatan
Kehidupan seorang mahasiswa dan beban yang ia pikul, bukan menjadi seuatau yang dirahasiakan lagi bahkan hingga saat ini. Ratusan isu dilemparkan kepada mahasiswa. Ribuan harapan dihadapkan kepada mahasiswa.
Pergerakan dalam novel Laut Bercerita, terasa begitu nyata. Permasalahan yang timbul bukan hanya tentang pribadi, keluarga, persahabatan, namun sampai pada ranah kemanusiaan yang dipegang oleh para penguasa.
Maka bukan hal yang mudah untuk menyuarakan keberanian ditengah tekanan yang mengancam nyawa dan kehidupan orang-orang yang mereka sayangi.
Baca Juga: Dian Sastrowardoyo Lebih Suka DPR LIVE Daripada BTS, Bahkan Sudah Saling Follow di Instagram
Lalu bagaimana cara Biru Laut, Asmara Jati, Kinan, Alex Parazon, Sunu Dyantoro juga kawan-kawan lainnya bisa berjuang? Siapakah meraka yang hilang ini?
Temukan jawabannya dengan membaca buku Laut Bercerita karangan Leila S. Chudori yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) ini. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Sidoarjo Pride! Dari Kota Udang ke Dunia Digital, Cerita Bimasakti Bikin Transaksi Makin Simpel
-
Rahasia UMKM Candyco 'Naik Kelas' Berkat Dukungan Ekosistem Digital BRI
-
Update Harga PS5 2026, Naik Imbas Krisis RAM Global
-
Rekam Jejak Praka Farizal: Sukses di Papua Hingga Lolos Seleksi Ketat Penugasan Lebanon
-
Salatiga Bersiap Jadi Pusat Padel Nasional: Visi Ambisius PBPI untuk Olahraga Modern
-
Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
-
Buka Lahan Pemakaman Baru, Pemkot Jakbar Relokasi 128 KK
-
Dompet Menipis Usai Lebaran? Sequis Life Dorong Reset Keuangan dan Kesehatan
-
Gerakan Wangikan Masjid, Enesis Gandeng Baznas Sasar 100 Titik