SuaraBandung.id - Wakil Presiden Iklan Global Google, Dan Taylor menanggapi gugatan yang dilayangkan kepada Google yang kemudian diunggah melalui blog.
Pertama, baginya para penggugat telah keliru dalam mendeskripsikan cara kerja yang dimiliki Google terkait dengan produk pengiklanan.
Perusahaan Google tidak pernah memaksa sekali pun kepada pesaing untuk menggunakan produk yang mereka miliki.
Menurutnya para pesaing memiliki menggunakan produk Google karena memang dinilai penggunaannya lebih efektif.
Kedua, Dan Taylor kembali menjelaskan tentang apa yang sebelumnya disebut dengan 'Google Anti Pesaing' bahwa dari gugatan tersebut dapat dilihat adanya peristiwa persaingan yang sangat ketat.
Pesaingan itu dibenarkan oleh Wakil Presiden Iklan Gloal Google itu, namun yang perlu disoroti bagaimana perusahaan lain yang juga ikut bergerak di pasar iklan.
Seperti halnya Apple, Microsoft, Tiktok hingga Amazon yang bahkan hingga saat ini masih berlomba-lomba untuk mendominasi industri iklan digital begitupun Google.
Selain itu, meninjau dari gugatan yang diajukan oleh Jaksa Agung, Dan Taylor menduga adanya pengandaan argument yang tidak berdasar atau cacat.
Jika gugatan ini dimenangkan akan menjadikan hal yang fatal.
"Departemen Kehakiman menggandakan argumen cacat yang akan memperlambat inovasi."
"Menaikan biaya iklan dan mempersulit pertumbuhan ribuan bisnis kecil dan penerbit,"kata Dan Taylor yang dikutip dari tekno.tempo.co oleh bandung.suara.com pada Jumat (27/1/2023).
Namun nampaknya pernyataan yang ia sampaikan belum cukup kuat dihadapan pengadilan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Prancis Tolak Halus Uji Coba Lawan Timnas Indonesia, Apa Kata FFF?
-
Tertekan Data AS dan Sentimen Domestik, Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.180
-
Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
-
Tika Bravani dan Teuku Rifnu Wikana Bintangi Film Akal Imitasi, Angkat Realita Kecerdasan Buatan
-
4 Rekomendasi Parfum Aroma Peach dari Brand Lokal, Wangi Segar dan Tidak Pasaran
-
BNI Perkuat Literasi Keamanan Digital Nasabah BNIdirect untuk Waspadai Kejahatan Siber
-
Gencatan Senjata Lebanon Israel Berlaku, Donald Trump Serukan Penghentian Pembunuhan
-
Gara-gara Salah Paham, Bogem Mentah Melayang di Jalan Walisongo Metro: Korban Tak Sadarkan Diri
-
Pinkan Mambo Tolak Bantuan Ivan Gunawan: Aku Gak Bakalan Bisa Diatur
-
Manga Tensura Volume 32 Rilis 9 Juni 2026, Cerita Makin Memanas