SuaraBandung.id – Penceramah sohor, Buya Yahya menjelaskan kaidah dalam berhubungan suami istri.
Penjelasan ini diawali oleh pertanyaan dari seorang jamaah yang bertanya tentang pedoman dalam hubungan suami istri. Kemudian Buya menjawab bahwa ada kaidah dalam berhubungan suami istri.
Kaidah yang disampaikan oleh Buya adalah tidak boleh menggauli istri melalui lubang belakang, dan tidak boleh menggauli istri melalui lubang depan ketika istri dalam keadaan haid atau menstruasi.
“Hindari dua hal (dalam berhubungan suami istri), yang pertama adalah, mohon maaf, berhubungan di lobang belakangnya seorang istri. Itu haram, tidak ada tawar di sini. Kedua adalah di jalur depan sewaktu wanita dalam keadaan haid,” kata Buya Yahya dalam unggahan youtube Al Bahjah (29/10/2019).
Hubungan suami istri sejatinya bisa menjadi sarana untuk membangun keluarga yang lebih harmonis.
Bahkan dalam Islam, aktivitas hubungan seksual suami istri tak sekadar memuaskan nafsu manusiawi. Melainkan demi tujuan yang mulia.
Ibnu Qayyim Al Jauziy dalam kitabnya Zad Al Ma'ad fi Hadyi Khair Al Ibad menjelaskan, bahwa “Petunjuk Rasulullah SAW dalam masalah jimak adalah yang paling sempurna. Di antaranya, berguna memelihara kesehatan, menyempurnakan kenikmatan, menyenangkan perasaan, dan mencapai tujuan."
Tujuan yang dimaksud bisa berupa memelihara dan melestarikan keturunan, mengeluarkan air (mani/sperma), yang apabila ditahan akan dapat menimbulkan mudharat pada tubuh dan untuk menghindari zina.
Namun semua itu bisa didapatkan jika kita sebagai pasangan suami istri mengerti dan menghargai satu sama lain.
Baca Juga: Buntut Hujan Deras, RT di Kebon Jeruk Terendam Banjir Hampir 1 Meter
Contoh kecil saja, ketika hendak melakukan hubungan suami istri, jika salah satu keberatan maka jangan dipaksakan.
Hal itu bisa terjadi, karena pasangan merasa risih atau tidak nyaman dengan tampilan dan keadaan kita.
Buya menyampaikan, “Ada hal dalam hubungan suami istri kita harus menjaga perasaan pasangan, yang tidak nyaman bagi dia hendaknya kita hindar.”
“Mohon maaf, ada seorang istri yang risih dicium suaminya karena kumisnya tajam atau jarang sikat gigi atau macam-macam. Ada juga, mohon maaf ini, seorang istri dipegang bagian tubuhnya dia merasa geli, ya jangan dipaksain,” tambah Buya Yahya mencontohkan dalam ceramahnya.
Hubungan suami istri yang sehat membutuhkan kerja sama dan komitmen dari kedua belah pihak.
Keterbukaan, komunikasi dan saling intropeksi atau diri koreksi perlu dijaga, untuk membangun hubungan yang sehat dan kuat. (*/Alina)
Sumber: Youtube Al-Bahjah TV
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
Terkini
-
4 Cushion Tahan 12 Jam Tidak Luntur untuk Kerja Kantoran Sesuai Review dan Harga
-
5 Sepeda Lipat United Termurah yang Nyaman dan Praktis untuk Jangka Panjang
-
Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta Tanpa Bantuan Orang Dalam Bandara
-
Sari Yuliati Tinjau Langsung Lokasi Gempa NTT, DPR Pastikan Penanganan Korban Berjalan Cepat
-
Tamansiswa Onthel Mardika, Mengulang Jejak Pawai Kemerdekaan Pertama Ki Hadjar Dewantara
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Momen Bendera Pusaka Diarak dari Monas ke Istana Merdeka
-
Detik-detik Sopir Truk Sumbu Pendek Hancurkan Kaca Bus Restu Panda di Madiun
-
Ketika Banyak WNI Berobat ke Penang, Apa yang Perlu Kita Benahi?
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram