SUARA BANDUNG - Kemarin, Kamis (7/4/2023) sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat untuk menyuarakan aksinya menolak Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law.
Undang-undang Cipta Kerja (Omnibus Law) adalah undang-undang baru yang dirancang untuk merombak sejumlah besar peraturan perburuhan, perpajakan, dan bisnis di Indonesia.
Meskipun ada berbagai sudut pandang, ada beberapa pro dan kontra dalam Undang-undang Cipta Kerja (Omnibus Law) di Indonesia.
Ada pemandangan menarik saat aksi demo kemarin. Di tengah-tengah kerumunan masa ada sosok artis terkenal yang ikut serta menyuarakan aspirasinya.
Sosok itu adalah Jefri Nichol. Alasan ia berada di sana karena ingin ada bersama rakyat, bersama mahasiswa, dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat khususnya para pekerja.
Menurut Jefri Nichol, tidak perlu orang pintar untuk melihat permasalahan yang ada dalam Undang-undang Cipta Kerja ini, setiap orang bisa mengetahuinya.
Dalam cuitannya, terlihat Jefri Nichol memang kontra dengan adanya Undang-undang Cipta Kerja ini.
"makan tuh uu cipta kerja, dibabat abis hutan kita sama mereka yang diatas," tulis Jefri (6/4/2023)
Dalam aksi kemarin, Jefri diberi kesempatan oleh mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk melempar tikus ke kawasan Gedung DPR.
Baca Juga: Dijatuhi Sanksi FIFA, Timnas Indonesia Masih Bisa Main di SEA Games 2023?
"Mahasiswa UNJ ngasih kesempatan gua buat ngelempar tikus ke gedung sarang tikus @dpr_ri," tulis Jefri dalam story instagramnya.
"yang dilempar ini tikus udah mati, yang hidup dilepasin aja ke gerbangnya," tambahnya.
Tidak hanya itu, setelah melempar tikus, Jefri Nichol lagi-lagi diberi kesempatan untuk melemparkan payung hitam ke kawasan gedung wakil rakyat itu.
Menurutnya, payung hitam tersebut merupakan simbol berduka atas matinya nalar dan kemanusiaan. (*)
Sumber: Instagram dan Twitter @jefrinichol
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Modal Bisa dari Mana Saja, Pramono Tegaskan JPO Tendean Tetap Dibangun Ulang
-
Lionel Scaloni Minta Argentina vs Inggris Tak Dicampur Isu Politik: Ini Murni Sepak Bola
-
Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia
-
Karier Febrie Adriansyah Tamat, Tapi Kepercayaan pada Hukum Tak Boleh Mati
-
Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela
-
Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi Anggaran MBG Tahun Depan, Jadi Rp 174 Triliun?
-
Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik
-
7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking
-
Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas