SUARA BANDUNG - Belum selesai perbincangan dan komentar warga yang menyudutkan Gubernur Bali atas aksinya menolak timnas sepakbola Israel dalam gelaran Piala Dunia U20 beberapa pekan yang lalu, kini I Wayan Koster lagi-lagi menolak kontingen Israel dalam ajang ANOC World Beach Game.
Rencananya event itu akan digelar pada 4-12 Agustus 2023 di Bali. I Wayan Koster menyampaikan penolakannya pada Kamis (6/42023) pagi, usai pelatakan batu pertama di Kabupaten Klungkung, Bali.
Menurut I Wayan Koster, keputusannya itu didasarkan pada amanat konstitusi dan Peraturan Menteri Luar Negeri. Setidaknya memuat tentang dua hal, yakni kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan tidak adanya hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Israel.
I Wayan menolak Israel dalam ajang ANOC World Beach Games tanpa sepengatahuan Jokowi. Menurut ahli filsafat sekaligus pengamat politik-pemerintahan, Rocky Gerung, langkah dan sikap I wayan Koster ini sungguh nekat.
“ini benar-benar nekat ini, tentu (I Wayan Koster melakukan penolakan itu) atas nasehat dan perintah tersamar dari Ibu Mega untuk melawan Jokowi,” ucap Rocky dalam YouTube Rocky Gerung Official (7/4/2023) saat berbincang bersama jurnalis senior, Hersubeno Arief.
Menurut Rocky, event ANOC World Beach Games yang akan digelar Agustus mendatang tentu akan dihadiri oleh turis mancanagara. Sebab itu lah yang diinginkan Jokowi untuk meninggalkan legacy (warisan/jejak) di sektor pariwisata.
Dalam pandangan Rocky, I Wayan Koster justru pasang badan untuk PDIP, Gubernur Bali itu menjadi petugas andalan PDIP untuk menantang Jokowi.
Sehingga semakin meunujukan jika PDIP semakin lama semakin bermusuhan dengan PDIP. Rocky menilai, hal itu sebagai bukti bahwa Jokowi tidak mempu membujuk PDIP dan tidak mampu memberi rasa nyaman dalam politik.
Berbeda dengan Hersubeno Arief, ia berpendangan bahwa aksi penolakan Israel dalam ajang ANOC World Beach Games ini adalah suatu langkah untuk menunjukan konsistensi sikap Gubernur Bali dan PDIP.
Baca Juga: 'Koleksi' Sanksi FIFA yang Pernah Diterima Indonesia Sepanjang Sejarah
“Saya kira kan rasanya lucu kalau kemudian PDIP tidak konsisten, itu akan berbahaya juga buat PDIP. Karena dia menolak timnas Israel di Piala Dunia tapi menerima di World Beach Games ini. Tentu orang akan melihat ‘ah, ini hanya gimmick’. Berarti PDIP tidak konsisten dengan ajaran Bung Karno,” kata Hersubeno Arief. (*)
Sumber: YouTube Rocky Gerung Official
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel
-
Pukulan Telak Prancis! Rekan Calvin Verdonk Membelot ke Maroko Sejam Jelang Rilis Skuad Piala Dunia
-
Tega Lakukan Kekerasan Seksual, Anak Tiri di Cirebon Laporkan Ayah Sambung ke Polisi
-
Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr Soetomo, Puluhan Pasien Dievakuasi
-
Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam
-
5 HP Murah 1 Jutaan Terbaru Mei 2026: Desain Mirip iPhone, Baterai 7.000 mAh
-
4 Tone Up Cream SPF 50 untuk Wajah Glowing dan Terproteksi ala Eonni Korea
-
Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah
-
iPad Mini Killer? OPPO Pad Mini Bawa Spek Gahar dan Layar AMOLED 144 Hz!
-
Tolak Kebiri Kiai Ashari, Sikap Komnas Perempuan Tuai Amarah Publik: Korban di Mana?