SUARA BANDUNG – Pengobatan tradisional Ida Dayak sangat viral di sosial media, hingga akhirnya mendapati pasien yang membludak saat menggelar pengobatan massal di Depok.
Dibatalkannya acara pengobatan massal Ida Dayak itu disebabkan pasien yang membentuk lautan manusia, sehingga membuat kondisi menjadi tidak kondusif.
Atas kejadian itu, Ida Dayak meminta maaf kepada masyarakat yang mungkin kecewa karena tidak dapat berobat padanya.
Permintaan maaf yang disampaikan Ida Dayak juga disertai wanti-wanti kepada masyarakat, terutama yang berada jauh dari lokasi pengobatan.
"Dan minta maaf juga kalau ada kesalahan Ibu yang tidak membalas komennya, SMS-nya," ujar Ida Dayak, Sabtu (8/4/2023).
"Dan Ibu mengharap jangan dulu cari Ibu, sebab takutnya nanti tidak bertemu sama Ibu, yang dari jauh itu jangan dulu dateng nyari Ibu," imbuhnya.
Ia khawatir juga khawatir tak mampu menyembuhkan seluruh pasien yang datang, ketika jauh-jauh berdatangan untuk mencari dirinya.
Banyak biaya harus dikeluarkan untuk transport, jika sampai tidak sesuai dengan harapan pastinya akan membuat pasien kecewa.
Selain itu Ida juga mengaku bahwa obatnya terbatas, apabila harus mengobati banyak orang.
Meski begitu, Ida Dayak tetap berdoa semoga bisa dipertemukan dengan seluruh masyarakat yang membutuhkan bantuannya, oleh Tuhan. (*)
Sumber: Youtube Was Was
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati