SUARA BANDUNG - Bulan Ramadhan selain identik dengan puasa, tarawih, buka bersama, tadarus Al Qur'an, rasa-rasanya belum lengkap bila kita belum membahas mudik lebaran.
Mudik Lebaran adalah satu tradisi pulang kampung bagi para perantau atau bagi keluarga yang sudah punya tempat tinggal baru di satu kota tertentu.
Umumnya mereka pulang ke kampung halaman atau rumah keluarga di daerah asalnya saat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Tradisi mudik lebaran memiliki nilai-nilai sosial dan budaya yang tinggi. Di momen lebaran biasanya dilakukan untuk berkumpul dengan keluarga dan kerabat di kampung halaman, saling bermaaf-maafan, serta merayakan Idul Fitri bersama-sama.
Namun, perlu diperhatikan jika anda hendak melakukan mudik lebaran dengan jarak tempuh cukup jauh dan memakan waktu lama, sebaiknya jangan ragu untuk istirahat. Terutama jika anda seorang pengendara.
Guna meminimalisir risiko kecelakaan saat perjalanan, simak durasi aman saat mengemudi jarak jauh berikut ini.
Setiap orang mempunyai batas maksimal ketahanan tubuh dalam melakukan aktivitas. Sama halnya ketika mengemudi.
Durasi maksimal yang disarankan oleh Kementerian Perbuhungan dan Kepolisian Republik Indonesia adalah sebagai berikut:
- Dalam sehari, durasi maksimal mengemudi: 8 jam
- Durasi mengemudi tanpa istirahat: 4 jam
- Waktu minimal istirahat setelah 4 jam mengemudi: 30 menit
Meskipun badan masih terasa segar dan kuat, sebaiknya sempatkan waktu untuk istirahat di rest area terdekat. Jangan sampai kelalaian anda mengganggu keselamatan dan keamanan pengendara lainnya. (*)
Sumber: Instagram @divisihumaspolri dan @kemenhub151
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'