/
Jum'at, 28 April 2023 | 15:15 WIB
Ahmad Sahroni angkat bicara soal gaya berkendara AKBP Achiruddin Hasibuan saat mengendarai Harley Davidson sambil berdiri. (Instagram/@ahmadsahroni88)

SUARA BANDUNG – Ketua komisi III DPR RI Ahmad Sahroni geram melihat video seorang pengendara motor Harley Davidson yang tidak mengutamakan kesalamatan berkendara. Pria yang mengenakan jaket hitam dan mengendarai motor sambil berdiri itu diduga adalah AKBP Achiruddin Hasibuan.

Ahmad Sahroni selaku Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) telah mengintruksikan ketua HDCI Sumatera Utara untuk mencabut kartu anggota jika benar pengendara tersebut adalah AKBP Achiruddin.

Kalo Bener anak HDCI @hdcimedansumut Maka saya sebagai Ketua Umum Meminta Kepada Ketua HDCI sumut Untuk Mencabut Kartu anggota nya,” tulis Ahmad Sahroni dalam unggahan instagramnya (25/4/2023).

Selaku Ketua Umum HDCI, Ahmad Sahroni menghimbau kepada semua teman-teman anggotanya untuk tetap ramah dan santun ketika berada di jalan, jangan sampai membahayakan keselamatan dirinya maupun orang lain.

Nama AKBP Achiruddin Hasibuan sedang menjadi sorotan publik, setelah kasus penganiyaan anaknya (Aditya Hasibuan) terhadap Ken Admiral viral di media sosial. Kasus ini pun menyeret namanya.

AKBP Achiruddin Hasibuan dinyatakan telah melanggar kode etik kepolisian karena telah melakukan pembiaran pada saat kejadian dan memerintahkan seseorang mangambil senjata laras panjang untuk mengancam atau mencegah teman-teman Ken yang bermaksud melerai perkelahian antara Ken dan anaknya.

Perwira Polda Sumatera Utara sekaligus ayah dari pelaku penganiayaan ini kerap memamerkan Motor Gede (Moge) di akun instagramnya. Namun, ketika ditelusuri kendaraan mewah tersebut tidak tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya.

Sebagai aparat pemerintah atau penyelenggara negara hal ini tentu janggal dan menjadi tanda tanya besar. Darimana sumber kekayaan itu dan mengapa tidak dilaporkan?

Atas kejadian ini, baik pihak kepolisian maupun Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah melakukan pendalaman, salah satunya dengan cara melakukan pemblokiran rekening AKBP Achiruddin Hasibuan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (*)

Baca Juga: Heboh Pengemis Wanita Kaya Raya di Bogor: Langganan Kena Razia, Punya Cek Rp1,3 Miliar

Sumber: Instagram @ahmadsahroni88

Load More