SUARA BANDUNG - Nama Ferdy Sambo hingga kini masih menjadi perbincangan hangat lantaran keterlibatannya dalam pembunuhan Brigadir Joshua.
Ferdy Sambo juga telah mendapatkan vonis hukuman mati setelah terbukti terlibat dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Joshua Hutabarat.
Namun baru-baru ini terdengar berita bahwa Ferdy Sambo nekad menyuap Jaksa agar bisa lepas dari hukuman yang ia dapat.
Bahkan tak tanggung-tanggung, kabarnya, Ferdy Sambo pun rela gelontorkan uang sebesar 120 M demi menyuap jaksa.
Lantas benarkah hal tersebut dilakukan oleh Ferdy Sambo?
Kabar tersebut pertama kali beredar lewat sebuah video yang diunggah oleh kanal Youtube Kanal Berita pada Kamis (4/5/23) dengan judul, "SAMBO NEKAD SUAP JAKSA!! DEMI BEBASKAN DIRINYA DARI HUKUMAN MATI // SAMPAI 120 M?."
Pada thumbnail video tersebut tampak foto yang sudah diedit menampilkan dua orang yang sedang berjabat tangan didepan tumpukan uang serta sosok Ferdy Sambo dan seorang Hakim.
Thumbnail tersebut juga dilengkapi dengan keterangan bertuliskan 'SAMBO NEKAD LAKUKAN INI Suap Jaksa sampai 120 M demi terhindar dari hukuman mati.'
Baca Juga: Rizky Billar Insecure Merasa Dibenci Banyak Orang Buntut Kasus KDRT: Ada Pihak Sengaja Menunggangi
Dalam video berdurasi 8 menit 4 detik tersebut, narator membacakan sebuah berita yang bersumber dari portal online.
Narator mengungkap bahwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan kasasi untuk menggugat hasil banding Ferdy Sambo dan tiga tersangka lainnya, yakni, Putri Candrawathi, Ricky Rizal dan Kuat Maruf pada Jumat (28/4/23) lalu.
Namun pihak Sambo dan ketiga tersangka lain belum menentukan sikap terkait hal di atas.
Sepanjang video tersebut narator sana sekali tidak menyinggung perihal Ferdy Sambo yang sebelumnya dikabarkan menyuap Jaksa hingga 120 M.
Kesimpulan:
Berdasarkan penelusuran tim bandung.suara.com, kabar terkait Ferdy Sambo menyuap Jaksa hingga 120 M agar bisa lepas dari hukuman mati adalah Hoaks atau tidak benar.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga
-
Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan
-
Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat
-
Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan
-
Promosi Miras Pakai Ayat Alquran Dinilai Penistaan Agama, FKBI Dorong Publik Boikot Produknya