Suara Bandung - Kasus penganiayaan David Ozora Mario Dandy memasuki babak baru. Berkas milik Mario dan rekannya, Shane Lukas dinyatakan lengkap dan keduanya siap menjalani sidang.
Sidang belum berjalan, namun Mario Dandy kembali mencuri perhatian publik. Ia terekam kamera memasang kabel ties di tangannya yang terlepas dengan mudah.
Video Mario Dandy melepas-pasang kabel ties itu pun viral dan dicemooh netizen. Apalagi dalam video itu terlihat ada polisi yang tampak tenang dan tidak berbuat apa-apa terkait tingkah Mario.
Pihak Polda Metro Jaya pun mengklarifikasi bahwa video Mario Dandy itu adalah editan belaka. Pengakuan tersebut membuat publik geram karena tidak percaya.
Netizen pun menyerang akun Instagram @poldametrojaya. Unggahan terakhir di akun Instagram tersebut ramai oleh komentar netizen terkait video Mario Dandy lepas-pasang kabel ties yang diakui editan.
"Tangkap, Pak, orang yang mengedit video Mario Dandy karena benar-benar merusak nama Polri. Soalnya saya juga mau belajar mengedit sama si pengedit," kata @su**********43.
"Editornya dicari dong, Pak! Beliau sangat berbakat sekali. Editannya sangat mulus, bahkan dibandingkan dengan editor Marvel sekalipun," komentar @id***95.
"Videonya diedit apa kalian yang sudah disuap dengan duit? Aneh bin ajaib," kata @ab**********ga.
"Pak, itu videonya si Mario katanya editan ya, Pak? Itu ngeditnya pake CGI apa Capcut ya, Pak?" tanya @di*********aa.
Baca Juga: Babak Drama Kasus Mario Dandy: Kelakuannya Selama Jadi Tahanan Bikin Publik Geram
Pihak Polda Metro Jaya tampak tidak menanggapi komentar netizen tersebut.*
Sumber: Instagram @poldametrojaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar
-
Karya Pakai Jiwa Kalah Cepat dengan AI yang Tak Punya Nyawa
-
KNPB Minta Konflik Papua Dimediasi Negara Lain: Indonesia Harus Buka Diri
-
Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?
-
Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon dan Cicilan 24 Bulan di Saturdays, Begini Cara Klaimnya
-
5 Keunggulan Smartwatch yang Tahan Air untuk Aktivitas Harian
-
Urgensi Kehadiran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
-
SBY Soroti Pidato Prabowo, Sebut Presiden Punya Target yang Ambisius
-
Singapura Keluarkan Peringatan Warganya Jadi Korban Asap Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera
-
4 Pilihan HP Redmi Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera 108 MP hingga Baterai 7.000 mAh