SUARA BANDUNG - Ken Setiawan, mantan santri Pondok Pesantren alias Ponpes Al Zaytun Indramayu tegaskan beberapa fakta.
Hebohnya pemberitaan tentang Ponpes Al Zaytun Indramayu yang diduga mengajarkan aliran sesat, salah satunya berasal dari keterangan Ken Setiawan.
Melalui kanal YouTube Herri Pras, Ken Setiawan mengatakan beberapa penyimpangan yang terjadi Ponpes Al Zaytun Indramayu, termasuk banyaknya santri yang mendapat pencabulan.
Tanpa berbasa basi, Ken Setiawan mengatakan bahwa dugaan pencabulan pada santri yang terjadi di Ponpes Al Zaytun Indramayu, memang benar adanya.
"Bener, fakta," jawab Ken Setiawan saat ditanya Herri Pras terkait hal tersebut, seperti dikutip pada hari Rabu (7/6/2023).
Namun, Ken menjelaskan hal itu tidak terendus media massa, bahkan Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang dikatakan sebagai sosok di belakang peristiwa yang ditutupi tersebut.
Panji Gumilang disebut sebagai pihak yang merombak TKP pencabulan, hingga tidak akan terbukti jika ditelusuri oleh pihak lain.
"Cuman karena saktinya Panji Gumilang, sampai TKP-nya dirombak," lanjut Ken. (*)
Baca Juga: Profil Mr Assaat: Sosoknya Hampir Terlupakan, Pernah Jabat Pemangku Sementara Presiden RI
Berita Terkait
-
Viral Kontroversi Ponpes Al Zaytun Indramayu, Bebas Berzina hingga Pencabulan: Banyak Santri Hamil di Luar Nikah
-
TANPA TOBAT! Dosa Zina Bisa Hilang di Pondok Pesantren Al Zaytun? Ken Setiawan: 2 Juta
-
Geger! Asal Bayar Rp2 Juta, Santri Bisa Berzina di Ponpes Al Zaytun Indramayu, Sosok Ini Ungkap Peraturannya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
Definisi Wangi Tanpa Ribet: 5 Parfum Balm Ringkas yang Antibocor
-
Instaperfect Cushion untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Kelebihannya Menurut Review
-
7 Cara Membedakan Sepatu Ortuseight Asli dan KW agar Tidak Salah Beli
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Menjaga Nostalgia, Merangkul Semua: Upaya Orutaku Club Agar Tetap Inklusif
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar