/
Kamis, 13 Juli 2023 | 14:33 WIB
Tiga pemain Timnas Indonesia U-22 terkena sanksi dari AFC, sedangkan pemain Thailand hanya satu pemain. (Instagram/@pssi)

SUARA BANDUNG - Timnas Indonesia U-22 kontra Thailand di Final SEA Games 2023 kemarin di Kamboja, terjadi pertengkaran antara kedua tim.

Dari hasil pertandingan Timnas Indonesia U-22 kontra Tailand di Final SEA Games itu dimenangkan oleh Garuda Muda dengan skor telak 5-2.

Kemenangan bagi Timnas Indonesia U-22 di Final SEA Games tentunya tidak mudah, karena di dalam pertandingan Thailand selalu memberikan provokasi kepada para pemain Garuda Muda, sampai-sampai terjadi baku hantam di kedua tim.

Terbaru, akibat dari baku hantam antara Timnas Indonesia U-22 dan Thailand, AFC langsung berikan sanksi kepada kedua tim tersebut.

Dilansir dari akun Instagram @timnasbola dengan caption, "AFC mengeluarkan hukuman ke Indonesia atas keributan di Final SEA Games 2023 melawan Thailand," dikutip, Kamis (13/7/2023).

Dari unggahan tersebut ada beberapa pemain Timnas Indonesia U-22 dan Thailand yang terkena sanksi AFC.

Pemain tersebut Timnas Indonesia U-22 yang terkena sanksi AFC itu adalah Titan Agung, Komang Teguh dan Taufany.

Titan Agung dan Teguh di sanksi AFC dengan diskors 6 pertandingan tidak boleh main di level Internasional dan denda sebabanyak 1000 Dolar.

Sedangkan Taufany, ia hanya diskors selama 6 pertandingan level Internasional tidak diperbolehkan bermain.

Baca Juga: Subhanallah Cantiknya Huzwaney Momin, Pebulu Tangkis Berhijab Thailand di BAJC 2023

Tidak hanya itu, 6 staff Timnas Indonesia terkena sanksi AFC yang sama.

"Titan Agung, Komang Teguh diskors 6 pertandingan tidak boleh berlaga di level Internasional dan denda 1000 Dolar, sedangkan Taufany di skors 6 pertandingan, sementara staff Timnas Indonesia juga terkena hukuman yang sama," jelasnya dari akun Instagram @timnasbola.

Sekedar informasi, Thailand terkana sanksi AFC dengan 1 pemain yaitu Soponwit Rakyart dan 7 staff dihukum larangan tampil 6  pertandingan dan Federasi Sepakbola Thailand di denda 10.000 Dolar. (*)

Load More