/
Senin, 17 Juli 2023 | 21:23 WIB
Terkuak! Di balik permintaan maaf Syahnaz dan Jeje Govinda ternyata ada sosok Nanda Persada. (Instagram/@ritchieismail)

SUARA BANDUNG - Syahnaz dan Jeje Govinda melakukan permintaan maaf, dikatakan atas saran Nanda Persada.

Fakta terkait asal mula video permintaan maaf yang dibuat oleh Syahnaz dan Jeje Govinda tersebut, diakui oleh Nanda Persada.

Dikatakan oleh Nanda Persada bahwa Jeje Govinda menghubunginya saat kasus perselingkuhan Syahnaz menjadi bola panas di media sosial.

Dalam pertemuan itulah, Jeje Govinda dan Syahnaz meminta saran kepada Nanda Persada terkait langkah yang tepat untuk menghadapi kericuhan tersebut.

"Ya pertemuannya, awalnya Jeje telepon, minta waktu ketemuan sambil ngobrol-ngobrol makan malem, sama Nanas. Ya dari situlah, kita ngobrol-ngobrol, minta arahan gimana baiknya, sebagai temen," ungkap Nanda Persada, dikutip dari kanal YouTube Starpro Indonesia, Senin (17/7/2023).

Melihat perjuangan Jeje dan Syahnaz berusaha mempertahankan rumah tangga, Nanda lantas mendukung kedua sahabatnya itu untuk melewati cobaan itu.

Sehingga, ketiganya saling bertukar pikiran untuk mencari jalan keluar yang tepat, dalam menghadapi tuntutan publik yang semakin deras di dunia maya.

"Isunya kan bergulir terus kan. Tadinya mereka memilih untuk tidak mau menambah suasana semakin panas. Tapi, dipikirkan juga kalau tidak klarifikasi apakah efeknya seperti apa," katanya.

Dari dua pilihan yang harus mereka pilih, yakni tetap bungkam atau akhirnya melakukan klarifikasi, diakui Nanda bahwa konsekunsinya dibahas saat itu juga.

Baca Juga: Ustadz Derry Sulaiman Tepis Nathalie Holscher Lepas Hijab karena Faktor Ekonomi, Nama Hotman Paris Terseret

"Jadi kita membahas kemungkinan-kemungkinannya apa. Konsekuensinya kalo diam, tidak merespon. Diam tidak merespon itu bukan berarti tidak menyelesaikan masalah ya. Maksudnya biar tidak, takut salah ngomong juga kan. Takut salah sikap," jelas Nanda.

"Dan akhirnya diputuskan untuk ya seperti kemaren itu yang mereka lakukan (membuat video permintaan maaf)," lanjutnya. (*)

Load More