SUARA BANDUNG - Presiden Jokowi bersama Prabowo dan Erick Thohir melakukan kunjungan ke PT. Pindad dan blusukuan ke Pasar Bululawang, Malang, pada Senin (24/7/2023).
Di tengah kunjungannya ke Malang, Jokowi dan rombongan disambut oleh teriakan histeris warga.
Tidak hanya warga yang merasa senang atas kehadiran Jokowi dan menterinya, ada juga warga yang teriak histeris karena ingin menyampaikan pesan kepada Jokowi.
Diketahui, warga tersebut bernama Rini Hanifah, orang tua dari salah satu korban tragedi Kanjuruhan (1/10/2022). Rini hendak menuntut keadilan kepada Jokowi untuk mengusut tuntas atas tragedi yang merenggut nyawa anaknya.
Sudah sembilan bulan berlalu Rini kehilangan anaknya kesayangannya sejak tragedi kelam itu, namun hingga kini Rini merasa belum juga mendapatkan keadilan.
Rini Hanifah melakukan aksinya dengan cara menyambut rombongan presiden sambil menyampaikan aspirasinya melalui tulisan berharap tragedi Kanjuruhan itu diusut tuntas.
Namun, aksi Rini Hanifah itu diadang oleh aparat keamanan dan tulisan yang disampaikan Rini hampir dirampas oleh aparat karena dinilai provokatif.
"Anak saya mati! Anak saya mati! Anak saya mati! Saya enggak bikin keributan di sini. Saya enggak orasi, saya cuma diam sama gini (membentangkan tulisan) tok", kata Rini Hanifah sambil teriak.
Dalam kertas yang ia bentangkan, tertulis "KAMI MENAGIH JANJI PRESIDEN JOKOWI UNTUK MENGUSUT TUNTAS TRAGEDI KANJURUHAN".
Baca Juga: Pemain Persib Fokus ke Pertandingan, Bobotoh Fokus Kritik Manajemen Demi Perbaikan
Ada pula yang berisi pesan, "PAK JOKOWI JANGAN DIAM SEGERA TINDAK LANJUTI PELANGGARAN HAM BERAT TRAGEDI KANJURUHAN 1 OKTOBER 2022". (*)
Sumber: dan Twitter @mcyasda @panditfootball
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli