SUARA BANDUNG – Pepatah mengatakan ‘Time is Money’ waktu adalah uang, dimana jika tidak dipergunakan dengan baik, maka akan menjadi boomerang bagi kita.
Karena itu, waktu yang dimiliki tidak boleh dibuang sia-sia dengan hanya menggunakannya untuk hal-hal yang tidak penting.
Ketika Kpop girl group Aespa dalam lirik lagunya bermakna ‘Hidup terlalu singkat hanya untuk membenci’, maka itu benar.
Hidup ini terlalu berharga untuk disia-siakan, dan hidup ini terlalu sebentar jika hanya untuk saling membenci.
Jangan habiskan waktu yang dimiliki untuk hal-hal seperti berikut ini:
1. Sibuk dengan urusan orang lain. Setiap orang memiliki urusannya masing-masing.
Jangan buang waktu untuk mengurusi urusan orang, yang bahkan tidak peduli dengan urusanmu. Ingat, diri sendiri juga memiliki urusan yang lebih penting daripada untuk mencampuri urusan orang lain.
2. Berusaha menyenangkan semua orang. Mustahil semua orang akan dapat menyukai kita. Jika ada yang menyukai, pasti ada juga yang membenci.
Menyenangkan semua orang bukanlah tanggung jawab kita. Apalagi jika banyak melakukan sesuatu hanya untuk disukai dan dipuji orang, maka siap-siap untuk lelah dengan kelakuan sendiri.
Baca Juga: Dari Tiga Korban Kebakaran yang Tewas Terpanggang di Hotel, Baru Dua Teridentifikasi
3. Berteman dengan orang-orang toxic. Seperti makna katanya, toxic adalah racun. Dalam hubungan yang toxic sangat buruk untuk tetap dijalani.
Keluar lagi lingkungan toxic, beri jarak untuk orang-orang toxic, stop menjadi orang toxic. Jika tidak, semua itu akan menghambat dalam berproses.
4. Ragu mencoba karena takut gagal. Rasa takut adalah hal wajar yang akan dialami semua orang, tetapi yang terpenting adalah bagaimana melawan rasa takut tersebut.
Itulah keberanian. Jangan takut gagal, jadikan gagal adalah hal yang wajar, serta jadikan pembelajaran. Terima semua kegagalan sampai kegagalan itu sendiri menyerah dengan dirimu yang terus berusaha.
5. Menunggu sempurna untuk action. Tidak perlu menunggu untuk sempurna, tapi teruslah action sebagai upaya untuk menjadi sempurna.
Yang terpenting adalah action, bagaimana hasilnya nanti kembalikan pada Tuhan, yang terpenting telah dilakukan sebaik mungkin.
6. Belajar semua hal, tanpa adanya prioritas. Mempelajari banyak hal adalah hal yang baik, tetapi ketika tak ada prioritas maka akan sulit mempelajari semuanya sekaligus.
Lebih baik, prioritaskan terlebih dahulu apa yang ingin dipelajari, setelah itu beralih untuk mempelajari hal baru lainnya. Satu-satu, bukan sekaligus. Karena manusia makhluk terbatas yang fokusnya juga terbatas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan
-
Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung
-
BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan