SUARA BANDUNG - Hamdan Hamedan selaku Staf Ahli Diaspora dan Kemenpora, menjawab pandangan para pemain naturalisasi seperti Rafael Struick dan Ivar Jenner, mendapati banyak pemain Timnas Indonesia masuk polisi.
Terlebih, altet diaspora seperti Ivar Jenner dan Rafael Struick rela dinaturalisasi untuk bermain bersama Timnas Indonesia, namun rekan-rekannya yang berdarah asli tanah air, justru berbondong-bondong mengikuti Pendidikan Polisi.
Berdasarkan pengamatannya, fenomena pemain Timnas Indonesia masuk menjadi polisi nampak cukup paradoks untuk Rafael Struick maupun Ivar Jenner.
Meskipun, pemain sepakbola luar negeri seperti Ivar Jenner dan Rafael Struick tak menutup kemungkinan akan mengambil profesi lain nantinya, setelah pensiun dari lapangan hijau.
"Kalau pemain profesional dengan kontrak profesional dan bermain di level tertinggi, apalagi pemain timnas. Itu biasanya tidak ada profesi lainnya, biasanya dalam kontrak profesional klub aja itu kan, " kata Hamdan Hamedan, dikutip dari kanal YouTube Sportify Indonesia, Selasa (29/8/2023).
"Biasanya kalau di luar negeri, setelah purna tugas, selesai masa atletnya dia punya profesi lain. Jadi polisi dan lain sebagainya," sambungnya.
Ia juga mencontohkan fenomena yang terjadi di Negara Ghana, bahwa pemain timnas mereka rela meninggalkan profesi sebagai polisi, untuk bermain secara profesional di timnasnya.
Hamdan kembali menegaskan, bahwa jika kontrak di klub profesional luar negeri sebagai pemain sepakbola memang tidak memperbolehkan pemain memiliki pekerjaan penuh waktu lain.(*)
Baca Juga: Warga Bireuen Aceh Tewas Dianiaya Oknum Paspampres, Netizen Hujat Akun Instagram Pelaku
Berita Terkait
-
Resmi! Egy Maulana Vikri dan Pemain Kesayangan Shin Tae Yong Gabung Timnas Indonesia vs Turkmenistan
-
Shin Tae Yong Lebih Pilih Aji Kusuma ketimbang Ezra Walian, Warganet: Bukan Masalah Cetak Gol
-
Shin Tae Yong Resmi Panggil Kembali Saddil Ramdani ke Timnas Indonesia Meski Pernah Curhat di Media Sosial
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026