/
Kamis, 05 Oktober 2023 | 12:00 WIB
Coach Justin tegaskan hal ini perihal Liga 1 Indonesia, nama Jose Mourinho hingga Pep Guradiola terseret. (YouTube/Justinus Lhaksana)

SUARA BANDUNG - Coach Justin kembali mengkritisi Liga 1 Indonesia dengan mengandaikan kedatangan Pep Guardiola hingga Jose Mourinho untuk mengarsiteki salah satu klub di tanah air.

Menurut penilaian Coach Justin, Liga 1 Indonesia masih tertinggal. Sehingga akan percuma didatangkan pelatih hebat dunia seperti Jose Mourinho dan Pep Guardiola untuk bersaing di Liga Asia.

Bukan tanpa dasar, nama Pep Guardiola dan Jose Mourinho disebut Coach Justin, sebagai pandangan bahwa Liga 1 Indonesia masih banyak kekurangan, terutama pada pemainnya.

Coach Justin menyebut jika para pemain di Liga 1 Indonesia kualitasnya belum mumpuni untuk bersaing di Asia, bahkan jika dipegang oleh Jose Mourinho maupun Pep Guardiola.

"Anda datangkan Jose Mourinho, datangkan Pep Guradiola, Jurgen Klopp ke sini, klubnya nggak akan juara Liga Asia. Karena kualitas pemainnya," nilai Coach Justin dikutip dari kanal YouTube Perspektif Wimar TV, Kamis (5/10/2023).

Coach Justin sepakat dengan masuknya para pemain asing di Liga 1, akan tetapi kualitas para pemain asing tersebut dianggap tidak secemerlang para pemain Asia lainnya.

"Saya setuju dengan banyak pemain luar. Kualitas pemain luar (di Liga 1 Indonesia) itu bukan kualitas pemain Eropa. Mereka itu nggak survive di Eropa, makanya datang ke Asia," kata Coach Justin.

"Mereka bahkan tidak survive di Jepang-Korea, makanya mereka ke Indonesia," sambungnya.

Ia menilai, jika para pemain asing yang saat ini ada di Liga 1 Indonesia bisa bertahan minimal di negara dengan sepak bola yang lebih maju, maka tidak mungkin merapat ke Indonesia.

Baca Juga: Persib Bandung Bakal Jalani 2 Laga Tandang Berat di BRI Liga 1, Bojan Hodak Optimis Lanjutkan Tren Positif: Tantangan Menarik

Untuk itu, ia memberikan saran supaya kualitas para pemain di Liga 1 bisa bersaing dengan klub Asia.

"Singkirkan ego masing-masing, ikutin instruksi pelatih dan fokus ke pembinaan. Itu paling penting," pungkasnya.(*)

Load More