SUARA BANDUNG - Markas Persib Bandung, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), dibangun berdasarkan standar FIFA.
Fasilitas yang disediakan di GBLA pun sudah setara dengan stadion-stadion sepak bola dunia, yang memang harus ada sesuai aturan FIFA.
Markas Persib (GBLA) tersebut, dikatakan sudah menggunakan rumput jenis Ziysia Matrella (Linn) Merr, yang merupakan rumput kelas satu standar FIFA.
Meski kapasitas penonton hanya 38 ribu, namun Stadion GBLA telah dilengkapi dengan lintasan atletik, kantor, sirkulasi, tribun dengan atap yang full keliling, pencatat skor digital, hingga kursi yang tahan api.
Keterangan itu seperti dikutip dari akun Instagram explorebandung, Minggu (15/10/2023).
"Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) didesain berstandar internasional atau mengikuti aturan FIFA," tulis explorebandung, menyematkan video pendek penampakan GBLA.
Warganet, khususnya fans Persib memberikan pendapat mereka di kolom komentar. Terutama bagi yang berkeberatan adanya pemabangunan TPSS di dekat stadion.
"Kedeung deui Aya pemandangan anyar, TPSS wkwkwk," komen juli******
"Tp saya tanah nnya kurang matang pemadatanannya.. karna itu kan tanah rawa.. yang rawan penurunan tanah. Makanya sekarang udah bnyak retakan," kata thriftin*********
Baca Juga: Inilah Oleh-Oleh Hasil Laut Indonesia yang Terkenal di Nusantara, Salah Satunya Mutiara
"Tapi Toilet bau hangseur, Penerangan diluar stadion Poek pas peuting komo ditangga na mah piraku berstandar fifa lampu jiganu rek pegat," tulis widh********.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
AI Agents Kini Bisa Kelola Keuangan hingga HR Perusahaan Tanpa Campur Tangan Manual
-
Yamaha Pilih Fokus Pelajari Pasar Sebelum Ekspansi Motor Listrik Secara Massal
-
9 Potret Fasilitas Pendopo Tulungo Milik Soimah, Harga Sewanya Segini?
-
3 Serum Kakadu Plum dengan Kandungan Vitamin C Tinggi untuk Kulit Lebih Cerah
-
Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!
-
Kebijakan Pilih Kasih Insentif Mobil Listrik Berbasis Nikel Menuai Sorotan Produsen
-
Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin
-
Tayang Mei 2026, Ra Mi Ran Bintangi Film Fantasi Adaptasi Novel Jepang
-
Kontroversial, Kandungan TKDN Motor Listrik MBG Cuma Segini
-
Krisis LPG di NTT, Sejumlah SPPG Hentikan Operasi Sementara