SUARA BANDUNG - Skincare merupakan perawatan kecantikan yang cukup banyak digunakan, terutama oleh para wanita.
Namun, ada tiga skincare yang tidak boleh digunakan ketika mengalami kulit sensitif karena akan memperburuk kondisi kulit.
Kulit sensitif adalah jenis kulit yang cenderung lebih rentan terhadap iritasi dan reaksi alergi terhadap berbagai faktor eksternal.
Sifat kulit sensitif ini bisa disebabkan oleh faktor genetik, lingkungan, atau perawatan kulit yang tidak tepat.
Salah satu ciri utama kulit sensitif adalah ketidaknyamanan, seperti rasa terbakar, gatal, atau kemerahan yang muncul dengan mudah saat terpapar bahan-bahan tertentu.
Kulit sensitif seringkali membutuhkan perhatian khusus dalam rutinitas perawatan kulit.
Produk perawatan kulit yang lembut dan bebas dari bahan-bahan berpotensi iritatif seperti pewangi, alkohol, atau pewarna adalah pilihan terbaik.
Selain itu, kulit sensitif dapat merespons dengan baik terhadap produk yang mengandung bahan berupa pelembap, aloe vera, dan panthenol untuk membantu menenangkan dan menghidrasi kulit.
Penting juga untuk menjauhi paparan sinar matahari berlebihan, karena kulit sensitif cenderung lebih rentan terhadap kerusakan dari sinar UV, yang bisa memperburuk gejala sensitivitas.
Baca Juga: Terbang dari Bandara Kertajati ke Malaysia dapat Diskon Harga 30%
Orang dengan kulit sensitif harus sangat berhati-hati dalam pemilihan produk perawatan kulit dan selalu melakukan uji sensitivitas terlebih dahulu jika mempertimbangkan penggunaan produk baru.
Penting juga untuk berkonsultasi dengan seorang profesional perawatan kulit atau dokter kulit jika Anda mengalami masalah serius terkait sensitivitas kulit, seperti ruam, bengkak, atau gejala yang semakin parah.
Dengan perawatan yang tepat, kulit sensitif bisa tetap sehat dan terlindungi dari reaksi iritasi yang tidak diinginkan.
Salah satunya dengan menghindari tiga skincare yang disebutkan oleh Dokter Anita Ang yang dikutip dari Instagram @dr.anitaang berikut ini.
1. Jangan lakukan eksfoliasi
2. Hindari skincare yang mengandung SLS atau SLES, parfume, fragrance, dan essential oil
3. Hindari skincare dengan kandungan bahan aktif yang bisa mengiritasi kulit seperti retinol, AHA, BHA, atau Vitamin C
Itulah tiga skincare yang harus dihindari ketika sedang mengalami kulit sensitif agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.(*)
Berita Terkait
-
Kapan Waktunya Eksfoliasi? Simak Tanda-Tanda ketika Kulit Butuh Perawatan Kecantikan yang Satu Ini
-
5 Brand Make Up dengan Harga Murah, Perawatan Kecantikan yang Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa
-
Kamu Pengguna Setrika Wajah untuk Perawatan Kecantikan? Simak Manfaat serta Dampak Buruk bagi Kesehatan Kulit
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
Perwali Tolak LGBT Diusulkan di Palembang, Akankah Pemkot Mengabulkannya?
-
Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah
-
Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja
-
Mayat Perempuan Mengapung di Sungai Musi Bikin Heboh, Ini Ciri-ciri Korban yang Dicari Polisi
-
Gantikan Jalur Raya, Wisatawan Puncak Bogor Nantinya Bakal Diangkut Pakai Kereta Gantung
-
Catat Jadwalnya! Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka Piala Presiden 2026
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?