SuaraBandungBarat.id - Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo tanggapi pertanyaan terkait isu Jendral bintang tiga yang mengudurkan diri di tengah kasus Ferdy Sambo.
Saat di wawancara awak media Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo mengatakan dirinya belum bisa menjawab terkait hal tersebut.
"Saya kira pertanyaan terkait Jendral bintang tiga saat ini belum bisa jawab, yang jelas kita kompak semuanya" ucap Sigit
"Perihal viral bagan konsorsium judi online 303 yang mencatut sejumlah nama angota Polri pihaknya masih melakukan penyelidikan," ucapnya
Sigit juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberantas judi di indonesia.
"Terkait beredarnya chat, kita sudah sampaikan dalam komitmen kita beberapa waktu lalu, terkait judi online atau narkoba, itu kita minta tidak ada lagi," ucap Sigit
"kalau nanti kita periksa dilapangan kalau ada, pasti kita copot."
"kita turun, mengecek apakah ada keterlibatan anggota, kita juga kerjasama dengan PPATK untuk melakukan tracing," ungkap Sigit
Seperti yang dilansir di pemberitaan sebelumnya. Ada Crazy Rich yang ikut terseret selain pejabat Polri. Bahkan sejumlah nama pengusaha juga disebut-sebut dalam dokumen itu.
Baca Juga: MotoGP Masih Belum Menemukan Legenda Baru! Apakah MotoGP Hanya Ajang Sunmori Belaka?
Di antaranya Crazy Rich Surabaya yang berinisial TL dan SS, Keduanya juga ikut disebut sebagai penyetor dan pemilik usaha.
Menanggapi informasi tersebut, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana mengatakan polisi telah melakukan penyelidikan dan tidak menemukan keterkaitan antara dua crazy rich Surabaya dengan kepemilikan judi online.
Kapolri akan copot polisi yang terlibat judi
Kapolri Listyo Sigit Prabowo, meminta jajarannya untuk tegas menindak segala bentuk kejahatan pelanggaran tindak pidana yang meresahkan masyarakat, mulai dari peredaran gelap narkoba hingga perjudian.
"Akan meringkus oknum yang terlibat peredaran narkotika, perjudian baik konvensional ataupun online, adanya pungutan liar (pungli), ilegal mining, penyalahgunaan BBM, dan LPG, sikap arogan hingga adanya keberpihakan anggota dalam menangani permasalahan hukum di masyarakat," ucapnya
Menurut dia, hal itu dilakukan guna menjaga marwah dari institusi Polri untuk menjadi lebih baik dan meraih kembali kepercayaan publik kedepannya. Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
PM Spanyol Menunduk Minta Maaf ke Prancis Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Ada Apa?
-
Prancis Nyaris Tak Tersentuh Selama 7 Dekade! Spanyol Bisa Ubah Sejarah Malam Ini?
-
Penyebab Kematian Jayden Adams Masih Gelap, Benarkah Gegara Tenggak Cairan Ini?
-
Panas! Provokasi Lamine Yamal Jelang Kick Off Prancis vs Spanyol
-
Susunan Pemain Prancis vs Spanyol: Mbappe Pimpin Les Blues, La Furia Roja Andalkan Yamal
-
Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh
-
Mandy CJ Gelar Pameran Tunggal The Way Back, Jadikan Seni sebagai Jembatan Toleransi
-
Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan
-
Di Balik Soundtrack Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Ada Sisipan Notasi 'Laa Ilaha Illallah'
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli