SuaraBandungBarat.id - Kabar kenaikan harga BBM bersubsidi cukup membuat galau kebanyakan masyarakat.
Bagaimana tidak harga kenaikan BBM Subsidi solar dan pertalite akan berimbas pada kenaikan harga-harga kebutuhan lainnya. Masyarakat pun ingin tahu harga Pertalite naik jadi berapa dan Kapan kenaikan harga BBM ini dimulai?
Pertalite pertama kali diluncurkan pada hari Jumat, 24 Juli 2015 di SPBU 31.1.02.02 Abdul Muis, Jakarta Pusat. Pada saat itu, Pertalite baru tersedia di 101 SPBU di Kota Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
Kini, masyarakat Indonesia tengah harap-harap cemas dan banyak yang penasaran, harga Pertalite naik jadi berapa?
Pemerintah memang berencana untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya Pertalite dan Solar Subsidi.
Namun, besaran kenaikannya masih dalam tahap pengkajian, di mana pertimbangan besarnya adalah supaya tidak mengganggu daya beli masyarakat termasuk inflasi yang tidak terlalu tinggi.
Nah, untuk menjaga daya beli masyarakat, kemungkinan kenaikan harga Pertalite di SPBU Pertamina masih akan berada di bawah Rp 10.000 per liter dengan range kenaikan Rp 1.000 sampai Rp 2.500 dari harga yang saat ini Rp 7.650 per liter.
Prakiraan ini berdasarkan pengakuan dari sumber dari lingkungan pemerintah. Namun kebenaran rumor harga baru pertalite ini belum dapat dikonfirmasi.
Sementara itu, dikutip dari jaringan Suara.com--tangsel.suara.com, Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno memberikan bocoran tentang kenaikan harga Pertalite dan Solar. Ia menyebut bahwa kenaikannya bisa mencapai hingga 40%.
Tahun ini pemerintah mengerek naik alokasi subsidi energi menjadi Rp 502 triliun, angka ini sekitar 16 persen dari total rencana pengeluaran negara.
Berdasarkan hal tersebut, maka diperkirakan harga kenaikan BBM sesuai yang tertera dalam gambar viral di media sosia.
Pertalite akan naik lebih dari 30%, Pertamax akan naik lebih dari 30%, dan Solar pun akan naik lebih dari 30%.
Perlu diketahui pada awal Agustus 2022, beredar viral gambar di media sosial yang menyebutkan harga baru BBM.
Disana tertulis: Pertalite (Harga Awal Rp7.650/liter, Harga Baru Rp10.000/liter), Pertamax (Harga Awal Rp12.500/liter, Harga Baru Rp16.000/liter), dan Solar (Harga Awal Rp5.150/liter, Harga Baru Rp7.200/liter).
Lantas, bagaimana dengan kabar harga Pertalite sebesar Rp 17.000 per liter? Ternyata, yang dimaksud harga Pertalite Rp 17.100 adalah harga murni jika tidak dapat subsidi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan
-
Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede
-
Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi
-
Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir