/
Kamis, 01 September 2022 | 16:16 WIB
Prabowo Subianto (TikTok)

SuaraBandungBarat.id - Banyak versi lembaga survei yang menyatakan popularitas dan elektabilitas para tokoh Nasional, kali ini lembaga Indonesia Survey Center (ISC) merilis hasilnya.

Prabowo Subianto unggul di antara tiga nama potensial calon presiden 2024 dengan memperoleh elektabilitas 30,4 persen berdasarkan hasil survei Indonesia Survey Center (ISC) yang dilakukan pada 9 hingga 19 Agustus 2022.\Sedangkan urutan kedua elektabilitas tertinggi ditempati oleh Ganjar Pranowo sebesar 19,1 persen, menyusul Anies Baswedan sebesar 13 persen.

“Prabowo secara perlahan tembus 30 persen, dukungan ini menunjukkan kecenderungan kepercayaan publik semakin membesar kepada Prabowo untuk menjadi pengganti pasca-Presiden Jokowi lengser,” kata peneliti senior Indonesia Survey Center Chairul Ansari dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Senin (29 /8 /2022).

Menurut Chairul, elektabilitas Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan masih stagnan di bawah angka 20 persen karena ketiadaan kepastian dukungan dari partai politik, seiring pula naiknya kepercayaan diri parpol untuk mengusung kadernya sendiri.

Sementara itu, alasan terbesar publik memilih Prabowo, menurutnya, karena Prabowo dianggap memiliki kemampuan atau kapabilitas memecahkan masalah-masalah  yang sedang dihadapi Indonesia.

Hal tersebut, dintaranya masalah keamanan nasional, ancaman krisis pangan, hingga program-program kerjanya di Kementerian Pertahanan.
Sedangkan lainnya, yaitu latar belakang militer yang tegas dan nasionalis, tidak pencitraan, loyal terhadap presiden selama menjabat sebagai menterinya, ketua umum parpol, dan lain sebagainya.

Adapun alasan terbesar publik yang memilih Ganjar Pranowo, menurut Chairul, karena Ganjar merupakan gubernur yang tempatnya tinggal memang menjadi basis utama dukungan elektabilitasnya.

Selain itu , karenaprogram kerjanya selama dua periode memerintah Jawa Tengah, kesamaan suku dan agama, kemampuannya dalam menyelesaikan masalah, pandangan akan sosoknya yang merakyat, kerap melihatnya di media sosial, dan lain sebagainya.

“Sepertinya kecenderungan dukungan terhadap Ganjar masih localize saja. Alasan berikutnya karena faktor parpol pengusungnya. Alasan berikut dapat kita baca bahwa jika parpol yang dipilihnya mengusung Ganjar maka pemilih parpol akan memilihnya,” paparnya.

Baca Juga: Duet Delon dan Ingga Adaptasi Lagu Diana Ross, When You Tell Me That You Love Me

Sumber : SuaraKalbar.id 

Load More