SuaraBandungBarat.id - Salah satu Kader senior Gerindra Arief Poyuono mendesak Sandiaga Uno harus dipecat sebagai kader Gerindra, karena dinilai telah mengkhianati hasil keputusan Rapimnas.
"Hasil Rapimnas Gerindra itu kan keputusan tertinggi di Partai Gerindra yang harus dipatuhi oleh semua kader Gerindra, di mana memutuskan Prabowo lah capresnya,"
Arief pun menilai jika manuver Sandiaga dengan mencari dukungan ke PPP untuk nyapres adalah cara berpolitik yang tak beretika.
"Dengan kelakuan Sandi mencari dukungan ke PPP untuk nyapres itu bentuk pelanggaran berat dan harus dipecat oleh partai. Wong kader Gerindra mendukung tokoh lain untuk nyapres saja dipecat. apalagi ini menyatakan siap nyapres," katanya.
Dirinya menyatakan, tinggal nunggu waktu, karena banyak kader di akar rumput yang gerah dengan langkah zig-zag Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut.
Arief pun mengaku akan melaporkan sendiri ke Mahkamah Partai.
"Sudah ada kader yang akan mengadukan Sandiaga ke Mahkamah Partai untuk dimohonkan pemecatan sebagai kader partai rencana senin saya akan mendampingi kader partai yang akan melapor ke Mahkamah Partai," tegasnya.
Lebih dalam, Sandi pun dianggap merugikan partai dan sudah dianggap membangkang karna ia menyatakan siap nyapres yang akan di usung oleh partai PPP. ucap Arief
"Sekelas Ganjar Pranowo saja tidak pernah berani mengucapkan kalau akan maju sebagai capres, walau banyak relawan yang sudah terbentuk, Ganjar patuh dengan putusan partai PDI Perjuangan dan Ibu Mega," tegasnya.
Baca Juga: Fabio Carvalho Jadi Dewa Penyelamat The Reds, Cetak Gol di Saat Genting
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Perempuan Muda Asal Jombang Tewas Terlindas Truk Akibat Motor Oleng
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah
-
Tayang 2027, Oh Jung Se Berpeluang Bintangi Drakor Sunning Baseball Club
-
Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah
-
Daftar HP Android yang Segera Bisa Kirim File ke iPhone via AirDrop, Samsung hingga OnePlus Kebagian
-
'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat
-
Semarang Barat Dikepung Banjir: Tanggul Plumbon Jebol, Lansia Hanyut
-
500 Ton Sampah Warga Kota Malang Bakal Jadi Sumber Energi Baru
-
Tragedi Banjir Semarang: Remaja Putri 15 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai Silandak
-
Dinas Pendidikan Riau: Sekolah Dilarang Tahan Ijazah, Tunggakan Dibantu Baznas