- Inter Milan mengalahkan Sassuolo 5-0 pada Minggu (8/2/2026), memperkuat dominasi serangan terbaik Serie A mereka.
- Dua gol Inter tercipta dari sepak pojok yang dieksekusi Dimarco, memicu perayaan staf dan pujian pelatih Chivu.
- Hasil ini menempatkan Nerazzurri memimpin klasemen dengan selisih delapan poin atas AC Milan.
Suara.com - Inter Milan menunjukkan kekuatan menyerangnya di Serie A setelah menumbangkan Sassuolo dengan skor telak 5-0, Minggu (8/2/2026).
Dua gol pertama Inter lahir dari sepak pojok yang dieksekusi sempurna oleh Federico Dimarco, membuat pelatih Cristian Chivu terkesima.
Menurut laporan Sky Sport Italia, saat gol kedua tercipta dari sepak pojok kedua Inter, seluruh staf dan pemain merayakan bersama pelatih set-piece Inter, Angelo Palombo, mantan gelandang Inter dan Sampdoria.
Chivu bahkan bercanda kepada timnya, “Itu bukan corner kick, ini penalti!”
Inter sejauh ini memiliki lini serang terbaik di Serie A dengan 57 gol dari 24 pertandingan, termasuk 13 gol yang lahir dari sepak pojok.
Dominasi ini membuat Nerazzurri memuncaki klasemen dengan keunggulan delapan poin atas rival sekota, AC Milan. Milan masih memiliki satu pertandingan tunda melawan Como pada 18 Februari mendatang di San Siro.
Federico Dimarco menjadi salah satu kunci kesuksesan Inter musim ini, dengan total sembilan assist di Serie A.
Sementara itu, pelatih Sassuolo, Fabio Grosso mengaku bahwa ia cukup kecewa dengan kekalahan telak 0-5 dari Inter Milan.
Meski kecewa lini belakangnya hancur lebur oleh serangan Lautaro Martinez dkk, Grosso tetap memberikan apresiasi kepada penampilan Jay Idzes Cs.
Baca Juga: Eks Inter Milan Ungkap Dua Pemain Kunci Juventus: Tanpa Winger Ini, Bianconeri Tak Bisa Jalan
Grosso menilai ada banyak pelajaran berharga yang bisa diambil, terutama dari performa tim pada babak pertama.
Menurutnya, menghadapi tim dengan kualitas seperti Inter memang membutuhkan permainan hampir sempurna, ditambah sedikit keberuntungan.
“Ini pertandingan yang memberi banyak pelajaran, bahkan ada hal-hal positif meski hasilnya berat. Kami menghadapi tim dengan level sangat tinggi, jadi Anda harus tampil sangat baik dan berharap mereka tidak melakukan hal yang sama,” ujar Grosso dilansir dari Tuttosport
Grosso menilai Sassuolo sebenarnya tampil impresif di awal pertandingan.
Namun, keberanian berlebih justru membuka celah bagi Inter untuk menghukum mereka.
“Kami menjalani babak pertama dengan level sangat tinggi, mungkin bahkan terlalu berani. Peluang yang kami berikan muncul karena kurangnya kejernihan dalam mengambil keputusan. Kami harus lebih pintar memahami kapan harus menyerang dan kapan menunggu,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Eks Inter Milan Ungkap Dua Pemain Kunci Juventus: Tanpa Winger Ini, Bianconeri Tak Bisa Jalan
-
Sassuolo Dipermak Inter, Fabio Grosso Blak-blakan Salahkan Jay Idzes Cs: Dia Ceroboh!
-
Inter Gilas Jay Idzes Cs 5-0, Chivu Lempar Kata-kata Pedas: Mereka Sempat Merepotkan tapi...
-
Ngeri! Media Ini Kritik Keras Jay Idzes CS: Tidak Pernah Mampu Melakukannya!
-
Eks MU Kartu Merah, Jay Idzes Ikut Kena Getahnya: Nilai Jeblok karena Banyak Kesalahan
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Rahasia Gelap Italia di Final Piala Dunia 1994, Ada Dua Pemain Ngumpet Saat Adu Penalti
-
Update Pencalonan Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028, Ternyata Ada Tantangan Berat
-
Liga Spanyol: Joan Laporta Resmi Mengundurkan Diri sebagai Presiden Barcelona
-
Jelang Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Belum Tutup Pintu Buat Dani Carvajal
-
Eks Inter Milan Ungkap Dua Pemain Kunci Juventus: Tanpa Winger Ini, Bianconeri Tak Bisa Jalan
-
Dirumorkan Bakal Bela Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Jadi Korban Fitnah
-
Real Madrid Bidik Pedri! Florentino Perez Ingin Ulangi Saga Transfer Luis Figo
-
Kejutan! PSIM Yogyakarta Pinjamkan Erwan Hendarwanto ke Garudayaksa FC
-
Viral! Lamar Kekasihnya Sesama Laki-laki di Stadion, Wasit Jerman Jadi Serangan Brutal
-
Arne Slot Murka! Keputusan Wasit soal Mo Salah Dianggap Jadi Biang Kekalahan Liverpool