- Demetrio Albertini mengungkapkan dua pemain Italia menghindari eksekusi penalti saat final Piala Dunia 1994 kontra Brasil.
- Final dramatis di Amerika Serikat berakhir kekalahan Italia setelah Roberto Baggio gagal mengeksekusi penalti terakhir.
- Albertini, saat itu berusia 22 tahun, menyatakan kesiapan mengambil penalti atas permintaan pelatih Arrigo Sacchi.
Suara.com - Mantan gelandang AC Milan, Demetrio Albertini, mengungkap kisah mengejutkan di balik drama adu penalti melawan Brasil pada Piala Dunia 1994.
Menurut Albertini ada dua pemain Azzurri, satu dari AC Milan dan satu dari Inter Milan, disebut ngumpet di balik bangku cadangan untuk menghindari mengeksekusi penalti.
Final yang digelar di Rose Bowl, Pasadena, Amerika Serikat itu berakhir dramatis 0-0 setelah perpanjangan waktu, dan Italia akhirnya kalah 2-3 melalui adu penalti.
Roberto Baggio, yang menjadi sorotan utama, gagal mengeksekusi penalti terakhir, sehingga Brasil meraih gelar Piala Dunia keempatnya.
Albertini, yang saat itu berusia 22 tahun, mengaku dirinya melangkah tanpa ragu ketika diminta oleh pelatih Arrigo Sacchi untuk mengambil penalti.
“Saya masih muda, 22 tahun, dan punya seluruh karier di depan. Saya memiliki keberanian dan sikap tanpa beban sebagai pemain termuda. Sacchi bertanya apakah saya siap mengambil penalti, dan saya langsung melangkah tanpa berpikir panjang,” ujar Albertini kepada Gazzetta.
Albertini lalu menyebut ada rekan setim yang menghindar.
“Ada yang bersembunyi di belakang bangku hanya untuk menghindari penalti. Saya tidak akan menyebut nama mereka, tapi satu dari Milan dan satu dari Inter,” tambahnya.
Lantas siapa dua pemain yang dimaksud? Meski Albertini tidak menyebut terang nama dua pemain itu, diduga pemain yang dimaksud ialah Roberto Donadoni (Milan) yang sebelumnya gagal penalti di semifinal Italia 1990, dan Nicola Berti (Inter).
Baca Juga: Update Pencalonan Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028, Ternyata Ada Tantangan Berat
Sepanjang kariernya, Albertini bermain untuk klub-klub top seperti Milan, Barcelona, Lazio, Atalanta, dan Atletico Madrid.
Ia meraih lima gelar Serie A dan tiga gelar Liga Champions bersama AC Milan.
Bersama timnas Italia, Albertini tampil 79 kali dan mencetak tiga gol, dengan pertandingan terakhirnya melawan Inggris pada 2002.
Drama penalti 1994 tetap menjadi salah satu kisah paling kontroversial dalam sejarah Piala Dunia.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Update Pencalonan Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028, Ternyata Ada Tantangan Berat
-
Jelang Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Belum Tutup Pintu Buat Dani Carvajal
-
Tiket Piala Dunia 2026 Terlalu Mahal! Fans Inggris Boikot, Ribuan Kursi Gak Laku Dijual
-
Ngeri! Media Ini Kritik Keras Jay Idzes CS: Tidak Pernah Mampu Melakukannya!
-
Hat-trick Cole Palmer Buka Jalan ke Piala Dunia 2026 tapi Tak Jaminan Jadi Starter
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026