SuaraBandungBarat.id - Sebegitu dasyatnya skenario yang dimainkan, sehingga rencana kasus pembunuhan yang dilakukan Ferdy Sambo semakin rumit dan sulit untuk diungkap secara nalar oleh sejumlah pengamat.
Beragam komentar, bullian dan cacian, seolah tidak ada ada hentinya disemua media sosial.
Bahkan, disetiap perkembangan kabar tentang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi hujatan yang terlontar hampir semua nitizen mendoakan yang tidak baik.
Kasus pembunuhan ini layaknya sudah seperti sinetron dimana Ferdy Sambo berperan sebagai Sutradara sekaligus pemeran utama yang menjadi otak pembunuhan terhadap ajudannya Brigadir J.
Dalam rangkaian skenario pun tidak tanggung-tanggung, Ferdy Sambo
menyeret sejumlah Perwira Tinggi (PATI) dan Perwira Menengah (PERMEN) di Institusi Kepolisian.
Perlu diakui bahwa ada sebuah kekuatan yang dasyat dalam jaringan Ferdy Sambo, mulai dari kasus pembunuhan berencana sampai dengan adanya perjudian konsorsium 303, perdangan narkoba dan perselingkuhan.
Skenario yang sangat luar biasa dan menjadi sejarah kelam di tubuh Polri hingga keterlibatan para Anggota nya semakin bertambah.
Seperti yang kita saksikan kini kasus pembunuhan Brigadir J memasuki babak baru.
Pada proses rekonstruksi kali ini dihadiri oleh seluruh tersangka kasus pembunuhan brigadir J.
Baca Juga: Hits Lifestyle: Restoran Chinese Food Otentik di Gedung Apple, Kebiasaan Unik Raisa Bawa Bantal
Di sisi dalam kasus ini terdapat dugaan kuat adanya kekerasan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J di Magelang, Jawa Tengah pada 7 Juli 2022.
Hal tersebut juga diyakini oleh Ketua Komnas Anti Kekerasan terhadap Perempuan Andy Yentriyani.
"Kami menemukan bahwa ada petunjuk-petunjuk awal yang perlu ditindaklanjuti oleh pihak penyidik baik dan keterangan PC dan FS mengenai peristiwa ini," kata Andy di Kantor Komnas HAM Jakarta pada Kamis, 1 September 2022.
Berdasarkan temuan timnya terdapat ketidak siapan dari yang bersangkutan untuk melaporkan kasusnya sedari awal. ucap Andy
Namun, dalam hal tersebut Andy menjelaskan terdapat beberapa faktor yang mendukung hal tersebut seperti halnya rasa malu, menyalahkan diri sendiri, dan takut pada ancaman pelaku, serta dampak yang mungkin mempengaruhi seluruh kehidupannya dalam kasus ini.
Bahkan Andy juga turut menyampaikan apa yang diucap oleh Putri Candrawathi ditengah memanasnya kasus Brigadir J.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
Terkini
-
Menhub Klaim Kenaikan Fuel Surcharge 38% Tak Diputuskan Sepihak
-
6 Rekomendasi Sepatu Lari Hoka selain Clifton untuk Long Run dan Race
-
Marak Pelecehan di Transportasi Online, Polda Metro Jaya Imbau Warga Terapkan Jurus 'BERANI'
-
Harga BBRI Tertekan Aksi Jual, Target Harga Sahamnya Masih Menarik?
-
Kepribadian Si Langkah Cepat : Apa yang Terbaca dari Cara Kamu Berjalan?
-
Wastra Sumsel Naik Kelas, Bank Sumsel Babel Kucurkan KUR Rp8,45 Triliun untuk UMKM
-
Eks Pengacara Lukas Enembe Ajukan PK, Putusan MK Jadi Senjata Baru
-
Kronologi Cucu Bunuh Nenek di Siak, Bawa Kabur Harta Demi Belikan Motor Pacar
-
Bek Timnas Indonesia Jadi Opsi Utama Pengganti Kapten PSV Eindhoven
-
Profil Ra Mamak Suami Inayah Wahid, Kiai Intelektual yang Kuasai 3 Bahasa Asing