/
Rabu, 07 September 2022 | 21:19 WIB
Rumah Ferdy Sambo di duga ada ruangan rahasia tempat menyiksa Polisi dan tempat mutilasi. ((YouTube/Polri TV))

SuaraBandungBarat.id - Kabar heboh, baru-baru ini publik di buat tercengang dengan adanya video yang di unggah di chanal youtube, Pasalnya, dalam unggahan tersebut orang yang mirip Susi salah satu ART  mengatakan ada ruang rahasia yang ada di rumah Dinas eks Kadiv Propam Ferdy Sambo.

Diberitakan, ruang rahasia tersebut diduga dijadikan tempat untuk menyiksa Polisi dan tempat mutilasi.

Kabar tersebut awalnya disampaikan oleh seorang wanita yang mengaku sebagai mantan asisten rumah tangga (ART) dari Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang bernama Susi.

Dalam video yang diunggahnya itu, disebutkan bahwa terdapat sebuah pintu rahasia di rumah Ferdy Sambo.


Ruang di dalam pintu rahasia itu disebut merupakan tempat Ferdy Sambo menyimpan segala bentuk kejahatannya.


Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan munculnya sosok wanita yang diduga Asisten Rumah Tangga (ART) keluarga Ferdy Sambo bernama Susi.

Wanita tersebut dengan berani mengungkap skandal mengejutkan terkait Brigadir J dan keluarga Ferdy Sambo.

Wanita ini menyebut bahwa Ferdy Sambo mengikat Brigadir J sebelum menembaknya.

“Waktu Joshua mau ditembak, Joshua diikat badannya. Diikat sama Sambo,” katanya, sebagaimana dikutip dari akun TikTok @beritaterhangat26.
Usut punya usut, lokasi Brigadir J diikat dekat dengan ruang rahasia.

Baca Juga: Bermula Dari Prank, Fitri Tropica Wujudkan Ugly Cake Untuk Anaknya

Wanita itu pun membongkar skandal tentang ruang rahasia di rumah dinas eks Kadiv Propam Polri.

Menurutnya, ruang rahasia tersebut berisi mayat-mayat polisi yang dibunuh dan diambil organ tubuhnya.

“Di dalam pintu rahasia itu, di dalamnya ada banyak polisi laki-laki semua yang dibunuh, yang diambil organ tubuhnya semua,

(Mereka) dijadikan patung di dalam (ruangan rahasia itu),” kata wanita tersebut.

Ruang rahasia ini juga dikaitkan dengan anak pertama dan kedua Putri Candrawathi.

Ia menyebut anak-anak Ferdy Sambo yang berprofesi sebagai dokter dan polisi itu terlibat mengurusi mayat-mayat polisi.

Load More