SuaraBandungBarat.id - Setelah viralnya video yang diunggah di akun tiktok @REY TV terlihat seorang Istri telah di bunuh oleh Suaminya.
Kejadian tersebut menimpa pada pasangan suami istri yang ada di kawasan perumahan Ciledug Indah II, Pedurenan, Karang Tengah, Kota Tanggerang Banten.
Diketahui, Baby "istri" harus meregang nyawa akibat dihabisi oleh pelaku yang tak lain adalah Suaminya sendiri inisial GM (22).
GM nekad menghabisi istrinya sehabis berhubungan intim, dengan menggunakan senjata tajam (Sajam).
Kesal dan marah karena Baby, tak pulang ke rumah selama 3 hari, menyulut emosi sang suami.
Cekcok pun semakin memanas saat Guntur, menemukan isi percakapan istrinya dengan pria lain.
Tanpa ampun, pelaku lalu menganiaya korban dengan pisau dapur hingga meninggal dunia.
Usai menjalankan aksinya, pelaku lantas menyerahkan diri ke aparat kepolisian.
Pasca kejadian, rumah pasutri ini sudah dipasangi garis polisi dan pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Baca Juga: Ditanya soal Capres dan Rekan Koalisi PDIP, Megawati: Sabar Saja Lah Dulu
Berdesarkan Keterangan, Rahmi salahsatu warga sekitar mengatakan peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 06 : 00 WIB.
Beberapa komentar nitizen
@yuma 73 : "seberat apapun maslah rumah tangga kita sebagai istri harus tetap sabar, mengadulah hanya kepada Allah jangan semua permasalahan rumah tangga di bawa keluar, apalagi punya, dimana hati seorang ibu."
@Akudewi Yg Selaludiam : "Terkadang seorang istri lebih memilih dari rumah, karena sudah gak tahan dengan suaminya, seorang istri gak akan pergi kalau suami bisa memberikan rumah yang nyaman untuknya, rumah nyaman adalah yang penuh cinta, sayang, pengertian, apalagi ngurus bayi dan pekerjaan rumah tangga itu tidak gampang, kalo gak ada dukungan, bantuan dari suami, yang ada istri merasa stres dan merasa sendiri, jadi sebagai laki-laki sebagai suami sebelum menghakimi istri itu gak bener coba intropeksi diri."
@Siti Nara : "Oh gitu bun kronologinya ya sih kebangetan amat masa gak pulang samapai tiga hari ke rumah disaat punya bayi."
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia
-
Intip Harga Daihatsu Gran Max Terbaru, Calon Mobil Sejuta Umat Tembus 900 Ribu Unit
-
Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk
-
Peluang 16 Mahasiswa FH UI Kuliah Lagi Setelah Status Nonaktif Selesai
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah
-
7 Sabun Cuci Muka Pria yang Ampuh Mencerahkan, Atasi Beruntusan dan Kulit Belang
-
Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum
-
Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan
-
Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!
-
Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi