/
Minggu, 02 Oktober 2022 | 22:31 WIB
Aksi 1000 Lilin Untuk Tragedi Kanjuruhan di Jakarta ; Tragedi Kanjuruhan (Suara.com/Alfian Winanto)

SuaraBandungBarat.id - Tragedi, mungkin kata inilah yang tepat untuk menggambarkan peristiwa kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur. 

Diketahui, hingga kini korban meninggal akibat kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang dalam lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 kini terus bertambah. Terbaru, angka korban tewas dalam kerusuhan tersebut kini sudah mencapai 174 orang.

“Kami hanya merujuk pada data resmi yang kami terima. Dari BPDB Provinsi Jawa Timur, pada jam 10.30 tadi menjadi 174 meninggal dunia,” kata Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak. Dikutip dari Suara.com Minggu (2/10/2022).

Data tersebut, kata Emil, merupakan data yang berhasil dihimpun oleh pihak BPBP Jawa Timur. Angka tersebut bertambah sekitar, 44 orang lantaran data sebelumnya korban meninggal dunia hanya mencapai 130 orang.

Saat ini pun,lanjutnya, masih ada 28 suporter yang terkategori luka berat. sementara 11 mengalami luka ringan. Diketahui, para korban kini masih dalam perwatan pihak rumah sakit yang tersebar di 8 rumah sakit wilayah Malang. Salah satunya RSUD Kanjururuhan dan RSUD Saiful Anwar.

“Luka berat 11, luka ringan 28 ada 8 rumah sakit yang menjadi rujukan,” katanya.

Sebagai informasi, ribuan Aremania menerobos masuk kedalam stadion Kanjuruhan Malang, usai Arema Malang kalah 2-3 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang.

Sumber : Suara.com

Baca Juga: Awkarin Hingga Deddy Corbuzier Memberikan Reaksi Terhadap Video Prank KDRT Baim Wong Dan Paula Verhoeven

Load More