- Kerusakan lokomotif KA Jaka Tingkir dan KA Serayu mengganggu operasional di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
- Gangguan tersebut menyebabkan penumpukan kereta dan keterlambatan keberangkatan lima rangkaian kereta jarak jauh di Stasiun Pasar Senen.
- KAI Daop 1 Jakarta berupaya melakukan normalisasi operasional serta memberikan kompensasi layanan kepada seluruh penumpang yang terdampak gangguan.
Suara.com - Dua rangkaian kereta api mengalami gangguan operasional secara bersamaan di emplasemen Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat (22/5/2026) pukul 07.58 WIB.
Gangguan bermula dari kerusakan lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu yang terjadi hampir berbarengan di jam sibuk pagi hari, tepat ketika arus penumpang keberangkatan sedang berada di puncaknya.
Dua kereta yang mogok itu menyumbat jalur masuk dan keluar stasiun, sehingga menciptakan efek domino yang memaksa sejumlah kereta yang hendak tiba untuk tertahan sementara di Stasiun Jatinegara sambil menunggu kondisi kembali normal.
Lima rangkaian kereta jarak jauh, yakni KA Airlangga, KA Tegal Bahari, KA Gaya Baru Malam Selatan, KA Matarmaja, dan KA Jaka Tingkir, terkunci di Dipo Cipinang dan tidak bisa bergerak menuju peron keberangkatan.
Dampak paling parah dialami penumpang KA 284 Serayu Pagi jurusan Kiaracondong, yang harus menunggu empat jam lebih dari jadwal semula pukul 09.30 WIB, dengan estimasi keberangkatan mundur drastis hingga pukul 13.30 WIB.
Nasib serupa dialami penumpang KA 272 Airlangga jurusan Surabaya Pasarturi, KA 204 Tegal Bahari jurusan Tegal, KA 90 Gaya Baru Malam Selatan jurusan Surabaya Gubeng, KA 270 Matarmaja jurusan Malang, serta KA 256B Jaka Tingkir jurusan Solo Balapan, yang seluruhnya belum bisa dipastikan waktu keberangkatannya.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyatakan penanganan masih berlangsung intensif di lokasi kejadian.
“KAI Daop 1 Jakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat adanya gangguan operasional ini. Kami terus berupaya melakukan percepatan normalisasi operasional serta pengaturan pola operasi untuk meminimalkan dampak terhadap pelanggan,” ujar Franoto dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.
Sebagai kompensasi, KAI Daop 1 Jakarta menyatakan akan memberikan service recovery kepada seluruh penumpang terdampak sesuai ketentuan yang berlaku, dengan petugas yang disiagakan di stasiun untuk memberikan informasi perjalanan secara berkala.
Baca Juga: 50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?
KAI Daop 1 Jakarta memperkirakan proses penanganan dan evakuasi tuntas sekitar pukul 13.30 WIB, dan informasi perkembangan operasional akan terus disampaikan melalui kanal resmi kepada seluruh penumpang yang terdampak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Banding Ditolak, Eks Sekretaris MA Nurhadi Tetap Mendekam 5 Tahun Penjara
-
Manfaat Baru untuk Kurir SPX Express, dari Umrah hingga Beasiswa S1 untuk Anak
-
Kondisi Sudah Darurat, Sejumlah Dosen UPN Veteran Yogyakarta Diduga Lakukan Kekerasan Seksual
-
Panduan Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaannya dari Rakaat 1 sampai 2 Lengkap
-
Integrasi Transportasi Jabodetabek Dinilai Kunci Kurangi Emisi dan Perkuat Mobilitas Komuter
-
Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Juga Menyasar Daerah 3T
-
Bukan Karena BOP! MUI Ungkap Rahasia di Balik Bebasnya 9 WNI dari Penjara Israel
-
Muncul Usul Jabatan DPR Cukup 2 Periode: Jangan Ada 'Kursi Abadi' di Senayan
-
IESR Sebut Solusi Energi Prabowo Berisiko Tambah Beban Fiskal: Sawit Mahal!
-
Dukuh Atas Bakal Jadi Simpul Lima Moda Transportasi, Terkompleks di Indonesia