/
Rabu, 19 Oktober 2022 | 20:29 WIB
hendra kurniawan jalani sidang

SuaraBandungBarat.Id - Brigjen Hendra Kurniawan selaku Mantan Kepala Biro Pengamanan Internal, Divisi Profesi dan Pengamanan telah dibohongi oleh Ferdy Sambo ketika ia tiba di rumah dinas Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Ferdy Sambo mengatakan pada Brigjen Hendra Kurniawan bahwa Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabat tewas karena terjadi baku tembak dengan Bharada E alias Richard Eliezer.

Awalnya, Ferdy Sambo menghubungi Brigjen Hendra pada Jumat (8/7/2022) sekitar pukul 17.22 wib dan memintanya untuk datang ke rumah dinasnya. Ia mengatakan bahwa ada hal penting yang harus ia ceritakan pada Hendra.

Brigjen Hendra yang saat itu tengah berada di lokasi pemancingan di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, langsung pergi ke lokasi yang diminta Ferdy Sambo.

Kemudian sekitar pukul 19.55 WIB, Hendra sampai di rumah dinas Ferdy Sambo dan menemuinya di carport rumah tersebut.

"Hendra Kurniawan bertanya kepada Ferdy Sambo, 'Ada peristiwa apa, Bang?', dijawab oleh Ferdy Sambo, 'Ada pelecehan terhadap Mbakmu (istri Sambo)'," ujar JPU di PN Jakarta Selatan, pada Rabu (19/10/2022).

Kemudian Sambo mulai memberikan cerita palsu kepada Hendra. Ia menceritakan tentang kematian Brigadir J yang terjadi akibat baku tembak.

Sambo berkata bahwa Putri Candrawathi berteriak teriak, kemudian Brigadir J yang panik langsung keluar dari kamar Putri. Bharada E yang mendengar hal tersebut sontak turun dari lantai 2 dan menuju suara tersebut.

Bharada E yang melihat Brigadir J tengah berada di depan kamar Putri sontak bertanya, “Ada apa bang?”.  Namun, tiba tiba saja Brigadir J menembak Bharada E yang tengah berdiri di tangga lantai 2 tersebut.

Baca Juga: Fans Leslar Sampaikan Pesan untuk KPI: Diblaclist tapi Jadi Topik Acara TV, Direndahkan dan Dibully

"Melihat situasi tersebut, Richard Eliezer membalas tembakan Nofriansyah Yosua Hutabarat, sehingga terjadilah saling tembak di antara mereka berdua," kata Jaksa.

Peristiwa tersebut menyebabkan Brigadir J tewas, namun Bharada E tidak terluka sama sekali. Akan tetapi, cerita ini tidak lah benar dan hanya karangan Sambo saja. Kejadian sebenarnya adalah Ferdy Sambo dan Bharada E membunuh Brigadir J.==(*)

Load More