SuaraBandungBarat.id- Aktris kontroversial Nikita Mirzani akhirnya resmi ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang pada Selasa (25/10/2022) kemarin. Nikita ditahan atas kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Dito Mahendra.
Bahkan dalam video yang beredar luas di sosial media, Nikita Mirzani tampak histeris dan teriak-teriak kepada petugas Kejari Serang seolah tidak terima dengan penahanan yang dilakukan terhadap dirinya saat itu.
Seperti diketahui, ibu tiga orang anak ini memang kerap kali berseteru dengan berbagai pihak. Bahkan beberapa tahun lalu, Nikita Mirzani sempat berseteru dengan Imam Besar Habib Rizieq Shihab dan rumah Nikita sempat akan didatangi oleh simpatisannya.
Dalam YouTube Denny Cagur TV, ia sempat membeberkan perseteruannya dengan Habib Rizieq Shibab tersebut. Bahkan Nikita menyebut, perseteruan dengan Habieb Rizieq Shihab merupakan perseturuan yang dianggapnya seimbang.
“Jadi gua yang ini diladenin juga karena ini wartid sih lawan yang seimbang. Kalu yang kemaren-kemaren engga,” katanya seperti dikutip dari YouTube Denny Cagur TV.
Ia manambahkan, Nikita mempunyai alasan tersendiri terkait perseteruan antara dirinya dengan Habib Rizieq Shihab. Ia menyebut, salah satu alasannya adalah Habib Rizieq Shihab memliki basis massa yang banyak dan hal tersebut menjadi tantangan tersendiri.
“Lo pikirkan yah, dia punya massa banyak, satu Indonesia mungkin ada massanya dia (Habib Rizieq) juga. Jadi buat gua wartid yah. Ya udah gue ladenin aja,” jelasnya.
Ia menjelaskan, awal perseteruan tersebut lantaran dirinya merasa sakit hati dengan ucapan yang Nikita Mirzani terima dari pihak Habib Rizieq Shihab.
“Makanya dia dengan caranya dan gue dengan cara gue,” katanya.
Baca Juga: Warga Desa Lingga Muara Enim Kecewa Camat Tidak Hadir Mediasi Dengan PT. Bukit Asam
Bahkan ia menegaskan, bahwa dirinya tidak takut dengan massa yang dimiliki lawan seterunya. Namun ia mengklaim, bahwa dirinya pun mempunyai massa yang banyak tersebar di seluruh Indonesia.
“kalau dia kan massa terbesarnya ada di Jakarta kalau gue seluruh Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Nikita pun membeberkan bahwa keberaniannya tersebut tanpa ada pelindung di belakangnya (backing).
“Gua ga ada yang backing, sendiri aja, karena kalau ga merasa benar dari kemaren gua udah mundur. Apa sih yang salah dari omongan gue. Gue kan bilang Habib tukang obat emang Habib ada tukang obat rumahnya deket rumah sini,” katanya.
Terlebih kata, Nikita, ia mendapatkan ucapan yang bernada melecehkan dan mendapat ancaman rumahnya akan digeruduk menjadi penyebab dirinya melakukan perlawanan.
“karena siapa lagi kalau bukan nolongin diri sendiri kalau bukan gue sendiri.Sebenarnya itu pas aja momennya. Kan katahuan siapa yang tumbang gua masih tidur siang di sini kan,” katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?