SuaraBandungBarat.id- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB telah menerima surat rekomendasi terkait hasil kajian geologi di lokasi pergerakan tanah di Kampung Gadung, RT 01 RW 09, Desa Cintaasih, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB, Duddy Prabowo menjelaskan, usai kejadian pergerakan tanah yang menerjang kawasan tersebut pihaknya langsung menyampaikan permohonan kajian geologi ke badan geologi.
“Sudah terbit hasilnya, dimana hasil rekomendasi badan geologi menyimpulkan ada 30 unit rumah yang harus direlokasi,” katanya saat ditemui, Rabu (26/10/2022).
Ia menambahkan, menindaklanjuti rekomendasi tersebut pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan dinas terkait, seperti Bapelitbangda, Disperkim, BPBD, BKAD, termasuk aparat kewilayahan yakini camat dan kades yang diundang untuk penyamaan persepsi.
“Intinya bahwa Pemda beritikad bagaimana untuk mencari solusi warga yang terdampak sesuai dengan rekomendasi hasil kajian badan geologi. Tentu nanti masing-masing stakeholder sesuai dengan kewenangannya akan melakukan tugas dan fungsinya,” katanya.
Kepala Desa Cintaasih, Deden Iban Saiban mengatakan, akibat peristiwa bencana tersebut menyebabkan rumah di lokasi pergerakan tanah mengalami kerusakan.
"Kita sudah koordinasi dengan BPBD dan Badan Geologi, jadi diputuskan untuk direlokasi. Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan," katanya.
Ia menyebut, pihaknya telah menyedikan dua opsi tempat relokasi untuk 40 kepala keluarga (KK) yang terdampak pergerakan tanah. Namun karena lokasinya tak jauh dari titik awal pergerakan tanah, pihaknya menunggu hasil kajian geologi selanjutnya.
"Sudah ada dua opsi tempat relokasi. Tapi harus nunggu kajian geologi yang layak dan aman di mana," jelasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
6 Shio Paling Beruntung pada Rabu 13 Mei 2026, Ada Shio Babi dan Kuda
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
WNA Turki Kehilangan Rp53 Juta Usai Datang ke Palembang demi Menikahi Gadis Kenalan Aplikasi
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Bikin Syok! Anggaran Bingkai Foto Prabowo dan Gibran Untuk Sekolah Rakyat Tembus Rp4,14 Miliar
-
Huawei Watch FIT 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes dan ECG
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi