SuaraBandungBarat.id- Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) KBB, Sonya Fatmala mengatakan, pihaknya turut prihatin atas kekerasan yang menimpa ART di kawasan Cilame Kabupaten Bandung Barat.
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya menunggu proses yang dilalui di Polres Cimahi yang dilewati oleh korban. Oleh karena itu, hingga saat ini pihaknya belum berbuat apa-apa.
"Saya menunggu proses dari kepolisian dulu karena memang ranahnya masih ranah hukum," katanya,Senin (31/10/2022)
Ia menambahkan, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait terlebih korban tercatat sebagai warga Kabupaten Garut.
"Karena korbannya adalah warga Garut, jadi kita akan berkoordinasi dengan Pemkab Garut terkait dengan penanganan selanjutnya baik dari aspek psikis dan berkonsultasi dengan psikologis," katanya.
Sejauh ini, berdasarkan informasi yang diperoleh, kata Sonya, korban kekerasan tersebut sudah ditemui oleh pihak keluarga.
"Jadi kami masih menunggu hasil penanganan kasus ini seperti apa. Apalagi keluarga korban sudah datang menjemput," katanya.
Ia menegaskan, pihaknya saat ini terus berupaya maksimal menangani kekerasan yang menimpa perempuan terutama kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kekerasan seksual dan yang lainnya.
"Kami mempunyai program Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak (Geprak) yang berkolaborasi dengan psikolog, polisi, lembaga bantuan hukum (LBH), termasuk ada lawyernya juga untuk menangani kasus kekerasan yang ada di Bandung Barat,” pungkasnya. (*)
Baca Juga: Ini 6 Perbedaan TV Analog dan TV Digital
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Timnas Indonesia Bantai Saint Kitts and Nevis, John Herdman: Jangan Cepat Puas!
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Dakwaan Jaksa Soal Dugaan Gratifikasi dan TPPU Tak Terbukti, Eks Sekretaris MA Pilih Mubahalah
-
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Regional Office Palembang Kucurkan KUR Rp 2,34 Triliun
-
Krisis Sampah Berakhir? 7 Fakta Pemkab Serang 'Gempur' TPS3R demi Lingkungan Bersih
-
Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut