/
Kamis, 03 November 2022 | 21:49 WIB
Hendra H Rusdaya

SuaraBandungBarat.id- Disnakertrans KBB hingga saat ini masih membahas terkait kenaikan upah sebesar 13 persen pada tahun 2023 mendatang.

Kadisnakertrans KBB, Panji Hernawan mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi bersama serikat pekerja bersama dewan pengupahan KBB.

"Kita lagi proses penyusunan UMK untuk tahun 2023" katanya, Kamis (3/11/2022).

Ia menambahkan, pihaknya pun telah melakukan survey pasar di wilayahnya untuk menjadi kajian dalam menentukan UMK 2023.

"Kita telah melakukan survei lapangan atau survei pasar di tiga titik lokasi, yakni Pasar Panorama Lembang, Pasar Padalarang dan Pasar Batujajar. Mudah-mudahan ini bisa dijadikan kajian oleh mereka untuk menentukan besaran UMK," jelasnya.

Hingga saat ini,  angka kebutuhan hidup layak (KHL) belum muncul karena itu ditentukan sesuai dengan keputusan dari pemerintah pusat.

"Terkait dengan survei pasar yang dilakukan buruh itu termasuk aspirasi para buruh," katanya.

Ia menyebut, usai melakukan sejumlah langkah selanjutnya menyampaikan rekomendasi ke Pemprov Jabar dan ditindaklanjuti ke Pemerintah Pusat.

"Hari ini kita lagi konsolidasi dengan serikat pekerja untuk membicarakan sejauhmana akomodir aspirasi mereka terhadap penyusunan UMK," katanya. (*)

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, LPSK Dorong Penyidik Jerat Tersangka Pasal Penganiayaan Hingga Kekerasan Anak

Load More